LINTAS6.com, JAKARTA – Sebanyak 184 orang berhasil dievakuasi setelah KMP Batu Mandi milik PT ASDP Indonesia Ferry mengalami kebakaran di perairan Selat Sunda, sekitar Pulau Merak Kecil, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026).
Insiden terjadi ketika kapal yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.52 WIB tersebut sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Merak.
Berdasarkan laporan situasi awal Posko Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 16.15 WIB. Petugas darat melihat adanya percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas area muatan kendaraan kecil.
Mengetahui adanya kebakaran, petugas pelabuhan segera berkoordinasi dengan tim SAR dan unsur terkait untuk melakukan tindakan darurat.
Operasi penyelamatan kemudian melibatkan berbagai pihak, mulai dari SAR Banten, PMI Provinsi Banten, TNI, Polri, petugas Pelabuhan Merak, ASDP, hingga instansi pendukung lainnya.
Hingga pembaruan data pada pukul 23.15 WIB, sebanyak 184 orang telah berhasil dievakuasi dari kapal.
Meski demikian, proses asesmen dan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah keseluruhan penumpang dan awak kapal masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI, Ridwan S. Carman, mengatakan PMI segera merespons informasi kebakaran dengan melakukan koordinasi bersama PMI Provinsi Banten dan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan darurat.
Menurutnya, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam operasi yang berlangsung di kawasan perairan tersebut.
PMI Provinsi Banten kemudian mengerahkan 10 personel untuk membantu penanganan di lapangan.
Selain melakukan asesmen, personel PMI juga terlibat dalam proses evakuasi, koordinasi dengan berbagai instansi, serta menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan terhadap korban.
Respons Cepat Penyelamatan
Kecepatan respons menjadi faktor penting dalam penanganan kecelakaan transportasi laut.
Begitu laporan diterima, seluruh unsur yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak melakukan koordinasi.
Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan proses evakuasi penumpang dapat berjalan aman.
Setelah itu tim gabungan melakukan pengamanan area serta mendukung upaya penanganan kebakaran.
Kolaborasi lintas lembaga membuat proses penyelamatan berjalan lebih efektif.
Dalam situasi darurat seperti kebakaran kapal, keterlibatan banyak pihak sangat diperlukan karena operasi tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga menyangkut keselamatan manusia serta pengamanan jalur pelayaran.
Peran PMI di Lapangan
Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI berperan memberikan dukungan pada aspek kemanusiaan dan layanan darurat.
Tim PMI yang diterjunkan melakukan pengamatan kondisi lapangan, membantu proses evakuasi, berkoordinasi dengan petugas kesehatan, serta memastikan kesiapan ambulans apabila ditemukan korban yang membutuhkan penanganan medis.
Kehadiran PMI juga menjadi bagian dari sistem tanggap darurat yang lebih luas bersama instansi pemerintah dan lembaga pencarian serta pertolongan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada korban sekaligus membantu proses pendataan kebutuhan di lapangan.
Jalur Penyeberangan Vital
Perairan Selat Sunda merupakan salah satu jalur transportasi laut strategis di Indonesia.
Jalur Merak-Bakauheni setiap hari melayani ribuan penumpang dan kendaraan yang melakukan perjalanan antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Karena itu setiap kejadian yang terjadi di jalur tersebut selalu menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Insiden kebakaran KMP Batu Mandi tidak hanya memerlukan penanganan darurat cepat, tetapi juga evaluasi untuk memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.
Asesmen Masih Berlangsung
Hingga laporan terakhir diterbitkan, proses asesmen masih berlangsung.
Petugas masih mengumpulkan data terkait jumlah keseluruhan penumpang, awak kapal, maupun kondisi korban yang berhasil dievakuasi.
PMI bersama tim gabungan juga terus melakukan koordinasi untuk mendukung proses penanganan hingga situasi dinyatakan aman.
Analisis dampak kejadian terhadap keselamatan transportasi laut dapat dibaca di Anews.co, sementara kisah para petugas kemanusiaan yang terlibat dalam operasi ini dimuat di CeritaRelawan.com.
Penulis: Nur
Editor: Redaksi

