LINTAS6.com, JAKARTA – OMATIQ 2026 Jakarta menghadirkan konsep berbeda dalam pengembangan potensi anak. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi Matematika dan Al-Qur'an, Olimpiade Matematika dan Al-Qur'an (OMATIQ) yang diselenggarakan Yatim Mandiri Jakarta juga mengajak peserta belajar secara langsung melalui kegiatan Edu Trip ke Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tema “Building Future Innovators”, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi peserta. Anak-anak tidak hanya dituntut berprestasi dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga diperkenalkan pada perkembangan teknologi, energi masa depan, dan pentingnya inovasi dalam kehidupan.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya.
Kompetisi yang Lebih dari Sekadar Mencari Juara
Selama ini kompetisi akademik sering kali dipandang sebagai ajang mencari pemenang dan mengukur kemampuan peserta. Namun OMATIQ 2026 menghadirkan perspektif yang berbeda.
Yatim Mandiri Jakarta berupaya menjadikan kompetisi sebagai media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus sarana pembentukan karakter. Peserta diajak melihat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga proses belajar yang dijalani.
Branch Manager Yatim Mandiri Jakarta, Deni Ramadhan, menegaskan bahwa tujuan utama OMATIQ bukan hanya melahirkan juara kompetisi.
“Melalui OMATIQ, kami ingin anak-anak memahami bahwa belajar bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga tentang keberanian mencoba hal baru, mengeksplorasi ilmu pengetahuan, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berakhlak mulia, dan mampu menghadirkan inovasi bagi masyarakat,” ujar Deni.
Menurutnya, anak-anak perlu mendapatkan ruang yang cukup untuk mengembangkan rasa ingin tahu sejak dini. Rasa ingin tahu tersebut akan menjadi modal penting dalam membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat.
Karena itu, OMATIQ tidak hanya berfokus pada aspek kompetitif, tetapi juga menciptakan pengalaman edukatif yang dapat memperluas wawasan peserta.
Belajar Langsung dari Dunia Teknologi
Salah satu agenda yang menjadi daya tarik OMATIQ 2026 Jakarta adalah kunjungan edukatif ke Museum Listrik dan Energi Baru di kawasan TMII.
Di museum tersebut, peserta diperkenalkan pada sejarah perkembangan listrik, sistem pembangkit energi, pemanfaatan teknologi kelistrikan, hingga perkembangan energi baru dan terbarukan yang kini menjadi perhatian berbagai negara.
Melalui berbagai wahana edukatif dan koleksi interaktif, anak-anak dapat melihat secara langsung bagaimana energi listrik diproduksi dan dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan modern.
Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai tantangan energi di masa depan serta berbagai inovasi yang terus dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Bagi peserta, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas.
Belajar melalui observasi langsung membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus meningkatkan minat anak terhadap sains dan teknologi.
Menumbuhkan Minat Inovasi Sejak Dini
Tema Building Future Innovators dipilih bukan tanpa alasan. Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu berpikir kreatif dan menghasilkan solusi atas berbagai tantangan di masa depan.
Kemampuan inovasi saat ini menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknologi, ekonomi, hingga lingkungan.
Melalui OMATIQ, peserta diperkenalkan bahwa inovasi lahir dari kebiasaan belajar, keberanian bertanya, dan kemauan untuk mencoba hal-hal baru.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter generasi muda.
Matematika membangun kemampuan berpikir logis dan analitis, sementara Al-Qur'an menjadi pondasi moral serta akhlak dalam menjalani kehidupan.
Perpaduan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
Museum Menjadi Ruang Belajar yang Menyenangkan
Manager Museum Listrik dan Energi Baru, Angga, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan OMATIQ 2026 yang menghadirkan pengalaman belajar melalui kunjungan museum.
“Kami mengapresiasi Yatim Mandiri atas inisiatif menghadirkan pengalaman edukasi bagi anak-anak melalui kunjungan ke museum. Semoga kegiatan ini memperluas wawasan, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan memotivasi mereka untuk terus belajar serta berinovasi demi masa depan,” ungkap Angga.
Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi sejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara langsung.
Melalui kunjungan seperti ini, anak-anak bisa memahami hubungan antara teori yang dipelajari di sekolah dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dinilai lebih efektif dalam membangun pemahaman sekaligus meningkatkan ketertarikan peserta terhadap suatu bidang ilmu.
Menyiapkan Wakil Jakarta ke Tingkat Nasional
Selain menjadi sarana edukasi, OMATIQ tingkat cabang Jakarta juga merupakan tahap seleksi menuju kompetisi nasional.
Para peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang Matematika dan Al-Qur'an untuk meraih kesempatan mewakili Jakarta Raya pada OMATIQ tingkat nasional yang akan berlangsung pada 15–17 Desember 2026 di Jakarta.
Ajang nasional tersebut akan mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain berkompetisi, peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam membangun jejaring, memperluas wawasan, serta belajar dari peserta lain yang memiliki latar belakang berbeda.
Kompetisi seperti ini menjadi sarana penting dalam membentuk mental percaya diri sekaligus melatih kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Kolaborasi untuk Pendidikan Anak Indonesia
Keberhasilan penyelenggaraan OMATIQ 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Yatim Mandiri Jakarta menyampaikan apresiasi kepada Taman Mini Indonesia Indah, PT PLN (Persero), Museum Listrik dan Energi Baru, KB-TK Al-Izzah, d'Besto, KB Bukopin Syariah, Telkom Indonesia, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Kangen Water, Sanggar Yatim Al-Ikhwan, PT Go-Day, serta sponsor, relawan, mitra, dan donatur yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Dunia pendidikan, lembaga sosial, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat perlu bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Investasi untuk Masa Depan Bangsa
Lebih dari sekadar kompetisi tahunan, OMATIQ 2026 menjadi investasi sosial untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan.
Indonesia membutuhkan anak-anak yang tidak hanya mampu memperoleh nilai akademik tinggi, tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta karakter yang kuat.
Melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, anak-anak dikenalkan pada berbagai peluang dan tantangan yang akan mereka hadapi di masa mendatang.
Semangat itulah yang menjadi inti dari tema Building Future Innovators.
Yatim Mandiri Jakarta berharap OMATIQ mampu menginspirasi peserta untuk terus belajar, mencintai Al-Qur'an, berani mengeksplorasi ilmu pengetahuan, serta mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.
Karena inovator masa depan tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu, mau belajar, dan berani bermimpi besar untuk memberikan manfaat bagi sesama.

