Perkuat Ukhuwah, 650 Warga NU Hadiri Istighotsah Hari Santri
LINTAS6.com, DEMAK - Istighotsah Hari Santri yang digelar MWC NU Kecamatan Sayung berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 650 warga Nahdlatul Ulama dari berbagai unsur organisasi.
Berdasarkan data panitia, peserta terdiri dari sekitar 100 pengurus MWC NU, 100 Muslimat NU, 100 Fatayat NU, 100 anggota Ansor dan Banser, 50 anggota IPNU-IPPNU, serta sekitar 200 pengurus ranting NU se-Kecamatan Sayung.
Kegiatan berlangsung di gedung baru MWC NU Sayung dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Ketua Panitia HSN 2026 KH Syaiful Karim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghidupkan kembali semangat perjuangan para kiai dan santri yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang sejarah, melainkan sarana membangun semangat kebersamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendoakan bangsa.
Dari perspektif organisasi, kegiatan ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara badan otonom dan pengurus NU hingga tingkat ranting.
Wakil Bupati Demak Gus Badrudin dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami kembali karakter santri yang memiliki keterikatan dengan sanad keilmuan dan para guru.
Ia berharap generasi muda NU mampu menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Pengurus Ranting NU Karangasem Sayung, Sodikin, menilai kegiatan bersama seperti ini memiliki manfaat besar karena mempererat komunikasi dan koordinasi antarwarga NU.
Menurutnya, kekompakan organisasi menjadi modal penting untuk menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan.
Keberadaan gedung baru MWC NU Sayung juga diharapkan mendukung pelayanan organisasi yang lebih baik sekaligus menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Melalui istighotsah dan doa bersama, peringatan Hari Santri tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan semangat pengabdian bagi kemajuan umat.
Penulis: Ahmed Delano
