HOT NEWS

Urban Heat Diangkat Melalui Board Game dalam PRB Nasional 2026

LINTAS6.com, SERANG — Edukasi mengenai urban heat atau peningkatan suhu di wilayah perkotaan dikemas melalui permainan papan dalam rangkaian Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional 2026 di Serang, Banten. Melalui board game bertajuk Misi Kota Hijau, pengunjung diperkenalkan pada berbagai faktor yang memengaruhi suhu lingkungan sekaligus pilihan langkah mitigasi yang dapat diterapkan di kawasan urban.

Permainan tersebut disajikan dalam format simulasi pengelolaan kota. Setiap peserta diberikan sejumlah pilihan kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan, ruang terbuka hijau, serta pemanfaatan lahan. Dari setiap keputusan yang diambil, peserta dapat melihat dampaknya terhadap kondisi lingkungan yang sedang disimulasikan.

Pendekatan tersebut digunakan untuk memperkenalkan isu perubahan iklim dengan metode yang memungkinkan peserta memperoleh pemahaman melalui pengalaman langsung. Selain memahami konsep urban heat, peserta juga diajak melihat hubungan antara tata kota, pertumbuhan kawasan terbangun, dan kenyamanan lingkungan.

Kasubid Penanggulangan Bencana PMI Kota Surabaya, Pungky Sugiarto, mengatakan metode interaktif dipilih agar pembahasan mengenai perubahan iklim dapat diterima lebih luas oleh berbagai kelompok masyarakat.

“Kami ingin membawa isu perubahan iklim dan urban heat ini dengan cara yang lebih membumi. Melalui board game, pengunjung tidak hanya mendengarkan teori, tetapi diajak berpikir taktis, berdiskusi, dan memahami peran penting setiap individu dalam menjaga lingkungan perkotaan agar tetap sejuk dan berkelanjutan,” katanya.

Urban heat merupakan kondisi ketika suhu di kawasan perkotaan lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya. Fenomena tersebut banyak dikaitkan dengan meningkatnya pembangunan fisik serta berkurangnya ruang hijau yang berfungsi sebagai pengendali suhu alami.

Dalam simulasi permainan, peserta dapat membandingkan dampak dari berbagai pilihan kebijakan tata ruang. Mereka juga diperlihatkan bagaimana ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi efek panas di kawasan perkotaan.

Selain menjadi media edukasi, permainan tersebut membuka ruang diskusi antara peserta mengenai tantangan yang dihadapi kota-kota besar di tengah perubahan iklim. Isu yang dibahas tidak hanya berkaitan dengan suhu lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan kualitas hidup warga perkotaan.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari relawan, pelajar, mahasiswa hingga pemerhati isu lingkungan. Mereka mengikuti simulasi sekaligus berdiskusi mengenai berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan wilayah perkotaan terhadap risiko iklim.

Melalui pendekatan tersebut, materi mitigasi perubahan iklim disampaikan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami tanpa mengurangi substansi yang ingin disampaikan. Fokus utama kegiatan adalah memperkenalkan pemahaman mengenai urban heat serta berbagai alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.

Penulis: Intan Mauludi Lestari
Editor: Redaksi


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image