Dusun Sumbersari, yang menjadi salah satu daerah dengan dampak bencana cukup signifikan, menerima distribusi paket bantuan yang terdiri dari Hygiene Kit, perlengkapan kebersihan, tiga lembar sarung, dua lembar selimut, serta satu kotak masker. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung.
Proses distribusi bantuan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dihadiri langsung oleh Wakil PMI Lumajang, Nurhadi Santoso.
“PMI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan sampai langsung ke tangan para penyintas bencana secara tepat waktu dan tepat sasaran. Dukungan ini, baik secara moril maupun materiil, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan pasca bencana.”. Tegas Nurhadi Santoso. 29 November 2025.
Sebagai bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan PMI, bantuan yang disalurkan ini menambah deretan panjang kegiatan PMI sejak awal terjadinya erupsi Gunung Semeru. Nurhadi menyoroti bahwa selain distribusi bantuan langsung, PMI juga telah melakukan berbagai upaya lain seperti menyediakan air bersih kepada warga, membersihkan sumur masyarakat dari material yang berbahaya, serta mengadakan edukasi kesehatan di Sekolah Darurat SDN 2 Supiturang. Edukasi ini fokus pada pentingnya menjaga kebersihan sebagai strategi pencegahan risiko kesehatan akibat abu vulkanik dan lahar dingin.
Untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana, PMI juga telah mendirikan Posko Pelayanan Darurat 24 jam di SDN 4 Supiturang. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk bantuan medis dan logistik yang menjadi krusial dalam mempercepat masa pemulihan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang mungkin akan datang.
Keberhasilan distribusi bantuan ini tidak lepas dari kerja sama yang solid dengan berbagai pihak terkait. Nurhadi menekankan bahwa solidaritas dan semangat gotong royong merupakan prinsip utama PMI dalam setiap upaya penanganan bencana. Dengan prinsip tersebut, PMI berharap bantuan ini memberikan dampak nyata dan signifikan bagi pemulihan masyarakat terdampak.
Ditengah berbagai tantangan kompleks yang dihadapi, kehadiran dan dukungan PMI telah memberikan dampak yang positif, meringankan beban fisik serta membangkitkan harapan bagi para penyintas bencana. PMI berkeyakinan bahwa dengan distribusi bantuan yang berkelanjutan, proses pemulihan akan semakin cepat dan masyarakat dapat kembali membangun kehidupan yang lebih baik setelah bencana ini.
Distribusi bantuan ini sekali lagi menegaskan peran vital PMI dalam penanganan bencana di Indonesia. Dengan koordinasi yang baik, dukungan dari berbagai elemen masyarakat, serta semangat gotong royong, PMI optimis bahwa upaya serupa akan terus dilakukan guna meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa depan.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

