Notification

×

Iklan

Iklan

Banjarnegara Salurkan Bantuan Tunai Pertama untuk Korban Longsor Situkung, Simak Detailnya!

28 November 2025 | November 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-29T05:55:36Z
lintas6.com, Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Palang Merah Indonesia (PMI) telah memulai langkah konkret dalam upaya meringankan beban masyarakat korban terdampak longsor di Situkung, Kecamatan Pandanarum. Bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama telah resmi disalurkan untuk membantu mereka yang dihadapkan pada tantangan pascalongsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa inisiatif penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan komandan pos komando tanggap bencana longsor Situkung.

 Bantuan ini telah disetujui dan direalisasikan setelah melalui prosedur, termasuk pencairan melalui rekening posko induk yang dikelola oleh PMI Banjarnegara.

"Pada tahap pertama ini, total dana sebesar Rp. 157.200.000,- telah dicairkan untuk mendukung para korban sesuai dengan data klasifikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah desa," ungkap Aji. 

Bantuan ini dirancang sedemikian rupa untuk menjangkau berbagai lapisan korban terdampak, termasuk pelajar dan mahasiswa, serta keluarga yang terkena dampak langsung dan tidak langsung dari bencana ini.

Dalam rincian penyalurannya, bantuan diberikan kepada sepuluh pelajar atau mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar Kecamatan Pandanarum, masing-masing menerima Rp. 700.000,-. Sementara itu, sebelas pelajar atau mahasiswa yang belajar di luar Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.000.000,-. Tujuan utamanya adalah untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi mereka yang jauh dari rumah.

Lebih lanjut, Aji menyatakan bahwa bantuan tersebut juga menjangkau 322 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak bencana.

 "Keluarga yang terdampak langsung, yang mencakup RT 2, 3, dan 4, menerima bantuan sebesar Rp. 500.000,- per KK. Sedangkan keluarga yang terdampak secara tidak langsung di RT 1 mendapatkan Rp. 300.000,-," jelasnya.

Salah satu warga terdampak, David dari RT 2 RW 3 Situkung, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan relawan PMI atas perhatian dan dukungan yang diberikan. 

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang masih berada di pengungsian. Keberadaan relawan PMI yang selalu sigap dan ramah juga memberikan kenyamanan tersendiri," ujarnya.

Di sisi lain, Pelaksana Harian Ketua PMI Banjarnegara, Noor Tamami, menegaskan komitmen PMI dalam mengelola donasi dengan transparansi.

 "Kami berkomitmen untuk mengupdate penerimaan dan pengeluaran secara berkala melalui media sosial, sehingga masyarakat dapat memantau jalannya pengelolaan bantuan ini," tuturnya. 

Beliau menambahkan bahwa setiap keputusan pengeluaran dana dilakukan dengan ketat dan melalui persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Melalui upaya kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan PMI berharap dapat memberikan dukungan nyata kepada masyarakat Situkung sehingga dapat melalui masa-masa sulit ini dengan lebih baik. Berbagai upaya terus dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para korban. 

Dengan adanya koordinasi dan penyaluran yang tepat, diharapkan mereka yang terdampak dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan pasca bencana dengan lebih mudah. Banjarnegara akan terus memperkuat kerjasama lintas sektor dalam rangka memulihkan kondisi daerah dan meningkatkan ketahanan bencana di masa mendatang.


Penulis: Nur A.  
Editor: Redaksi
close