PMI Bangkitkan Semangat Desa Kenawat Pascabencana: Dari Trauma Menuju Harapan Baru - lintas6
HOT NEWS

PMI Bangkitkan Semangat Desa Kenawat Pascabencana: Dari Trauma Menuju Harapan Baru


lintas6.com, Aceh Tengah - Desa Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, saat ini tengah berupaya bangkit setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda bulan November 2025 waktu lalu. 

Bencana ini tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan trauma mendalam di benak warga. Di tengah keterbatasan sumber daya dan kecemasan yang mendera, muncul sinar harapan melalui kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI).

PMI Provinsi DKI Jakarta bersama PMI Kabupaten Aceh Tengah telah menjalin kolaborasi untuk menggerakkan berbagai layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. Langkah ini bukan hanya respons sesaat, namun merupakan komitmen jangka panjang dalam mendukung pemulihan Desa Kenawat.

Budhi Pranoto, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, menyatakan, 

"Kehadiran PMI di Desa Kenawat adalah bagian dari dedikasi kami untuk memastikan masyarakat benar-benar pulih dan dapat melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Kami tidak akan berhenti hanya pada bantuan darurat, tetapi terus mendampingi masyarakat hingga mampu bangkit kembali."

Di lapangan, layanan kesehatan menjadi prioritas utama, mengingat banyak warga mengalami gangguan kesehatan pascabencana. Lebih dari itu, promosi kesehatan gencar dilakukan untuk mencegah penyakit menular yang rentan muncul di situasi darurat. 

"Kesehatan masyarakat adalah fondasi bagi pemulihan yang berkelanjutan," tambah Budhi Pranoto dengan nada penuh keyakinan.

Selain layanan kesehatan, dukungan psikososial tak kalah penting, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang paling merasakan dampak trauma. Setiap bunyi hujan deras atau gemuruh tanah masih memicu ketakutan, maka kegiatan psikososial menjadi krusial untuk memulihkan rasa aman dan semangat hidup warga. Dengan tekad yang kuat, PMI berusaha untuk mengembalikan keteraturan dan ketenangan dalam kehidupan masyarakat.

Tak hanya itu, distribusi bantuan logistik juga diperkuat. Budhi Pranoto menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari para donatur. 

"Setiap bantuan adalah investasi jangka panjang bagi pemulihan Desa Kenawat. Ini bukan sekadar tentang bertahan hidup, tetapi lebih kepada memastikan masyarakat bisa bangkit dan mandiri," ujarnya dengan penuh kepercayaan diri.

Sementara itu, Al Huda, Ketua Posko Bencana Desa Kenawat, memaparkan bahwa bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada 121 rumah dari 36 Kartu Keluarga (KK). Kondisi ini diperparah dengan longsoran tanah yang sempat menutup akses jalan utama. 

"Meski darurat telah ditangani, masih ada banyak yang harus dilakukan. Akses dari Takengon ke Desa Kenawat masih rawan longsor, dan kami butuh bantuan alat berat dari pemerintah untuk percepatan pemulihan," jelasnya.

Mengapresiasi dedikasi PMI dan donasi dari masyarakat Jakarta, Al Huda berkata,

"Bantuan yang kami terima menjadi nafas segar bagi kami yang terdampak. Atas nama masyarakat Desa Kenawat, kami mengucapkan terima kasih. Solidaritas ini adalah kekuatan yang menginspirasi kami untuk bertahan dan bangkit."

Dengan langkah strategis dan kerja sama yang solid, PMI DKI Jakarta dan PMI Aceh Tengah telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Desa Kenawat. Melalui tindakan nyata dan dukungan tiada henti, upaya pemulihan pascabencana di daerah ini menjadi lebih terencana dan berkelanjutan. 

Perjalanan masih panjang, namun dengan optimisme dan kerjakeras, Desa Kenawat perlahan-lahan akan bangkit mengatasi setiap tantangan. Buatkan judul tajam

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image