PMI Kediri Ungkap Rahasia di Balik Evakuasi ODGJ Misterius: Kerja Sama Ini Kunci Kesuksesan!
0 menit baca
lintas6.com, Kediri - Jumat, 23 Januari 2026 menjadi hari penting bagi masyarakat Kabupaten Kediri saat unit ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil mengevakuasi seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah tinggal tanpa identitas di Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan selama 10 hari. Proses evakuasi yang melibatkan berbagai instansi ini membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menangani kasus sosial rumit.
Pasien ODGJ tersebut awalnya dibawa oleh Pemerintah Desa Klampisan ke kantor kecamatan untuk dilakukan sidik jari di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kandangan kemudian menghubungi unit ambulans PMI untuk membantu membawa pasien ke Shelter Dinsos di Grogol, Kabupaten Kediri, tempat pasien dapat menerima perawatan lebih baik.
M. Lukman Hafit dari PMI Kabupaten Kediri menyatakan,
Pasien ODGJ tersebut awalnya dibawa oleh Pemerintah Desa Klampisan ke kantor kecamatan untuk dilakukan sidik jari di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kandangan kemudian menghubungi unit ambulans PMI untuk membantu membawa pasien ke Shelter Dinsos di Grogol, Kabupaten Kediri, tempat pasien dapat menerima perawatan lebih baik.
M. Lukman Hafit dari PMI Kabupaten Kediri menyatakan,
"Ini bukan sekadar tugas, tapi sebuah misi kemanusiaan. Sinergi kami dengan pemerintah desa, TKSK, Babinsa, dan Satpol PP membuktikan bahwa bersama kita bisa mengatasi tantangan berat seperti ini."
Proses evakuasi yang berlangsung dari pukul 11:00 hingga 15:30 WIB berjalan lancar berkat koordinasi yang solid dan kesiapan semua pihak. Pasien berhasil diantar dengan aman ke Shelter Dinsos, menunjukkan betapa pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan ODGJ.
Kisah sukses ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk membangun sistem respons cepat dan efektif dalam menghadapi kasus serupa. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli.
Proses evakuasi yang berlangsung dari pukul 11:00 hingga 15:30 WIB berjalan lancar berkat koordinasi yang solid dan kesiapan semua pihak. Pasien berhasil diantar dengan aman ke Shelter Dinsos, menunjukkan betapa pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan ODGJ.
Kisah sukses ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk membangun sistem respons cepat dan efektif dalam menghadapi kasus serupa. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
