PMI dan Warga Desa Kuala Kereutou Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Pascabanjir
0 menit baca
lintas6.com, Aceh Utara - Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara bersama warga Desa Kuala Kereutou, Kecamatan Lapang, menggelar kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan dan perbaikan akses jalan pada Senin (19/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi lingkungan dan memperbaiki akses transportasi yang sebelumnya rusak akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November lalu.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat desa, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu rumah tangga.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat desa, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu rumah tangga.
Selain membersihkan sampah dan material sisa banjir yang menghambat akses jalan, PMI Aceh Utara juga menyerahkan dignity kit kepada pihak desa.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung warga dalam menjalankan aktivitas pembersihan fasilitas umum dengan lebih layak dan higienis.
Sekretaris PMI Aceh Utara, M. Atar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian PMI terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.
Sekretaris PMI Aceh Utara, M. Atar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian PMI terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.
“Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk membantu warga desa agar akses transportasi kembali dapat dilalui dengan aman, setelah sebelumnya rusak akibat banjir,” ujarnya.
M. Atar juga menambahkan bahwa kerja sama antara PMI dan masyarakat desa sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik.
Warga Desa Kuala Kereutou menyambut positif inisiatif ini. Salah seorang warga, Siti Nurhayati, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh PMI.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memperkuat semangat sosial dan kebersamaan di antara warga. Gotong royong menjadi simbol penting dalam membangun kembali desa pascabencana, sekaligus mempererat hubungan antarwarga yang terdampak.
Ketua RW setempat, Budi Santoso, menambahkan,
PMI Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana dengan berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara PMI dan masyarakat, diharapkan pemulihan lingkungan dan akses transportasi di Desa Kuala Kereutou dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.
Warga Desa Kuala Kereutou menyambut positif inisiatif ini. Salah seorang warga, Siti Nurhayati, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh PMI.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Aceh Utara yang sudah membantu kami. Dengan gotong royong ini, jalan yang rusak bisa diperbaiki, dan lingkungan desa menjadi lebih bersih. Semangat kebersamaan ini sangat kami butuhkan untuk bangkit dari musibah banjir,” katanya.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memperkuat semangat sosial dan kebersamaan di antara warga. Gotong royong menjadi simbol penting dalam membangun kembali desa pascabencana, sekaligus mempererat hubungan antarwarga yang terdampak.
Ketua RW setempat, Budi Santoso, menambahkan,
“Kita semua di sini merasa sangat terbantu dengan adanya PMI. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar desa kita bisa pulih dengan cepat dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.”
PMI Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana dengan berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara PMI dan masyarakat, diharapkan pemulihan lingkungan dan akses transportasi di Desa Kuala Kereutou dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
