PMI Bekali Manajemen Pergudangan Logistik bagi Relawan di PMI Provinsi Aceh
0 menit baca
lintas6.com, Aceh Besar - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh mengadakan pembekalan manajemen pergudangan pada Kamis, 22 Januari 2026.
Pelatihan ini merupakan respons atas bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera pada 26 November 2025, serta bertujuan untuk memperkuat kapasitas penyimpanan dan distribusi logistik di wilayah tersebut.
Kegiatan ini diadakan di Markas PMI Provinsi Aceh dan melibatkan berbagai pihak di lingkungan PMI, termasuk pengurus, pegawai, dan relawan dari seluruh provinsi.
Syaiful, penanggung jawab Gudang Logistik Regional Gresik, hadir sebagai pemateri.
Ia berbagi pengetahuan serta pengalaman mengenai pengelolaan pergudangan yang efektif.
Dalam paparannya, Syaiful menitikberatkan pentingnya memahami tiga alur utama dalam manajemen pergudangan: penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang.
Ia menekankan bahwa setiap tahapan harus dikelola dengan baik dan didokumentasikan secara rapi.
“Proses penyimpanan, adalah proses krusial yang menentukan kedisiplinan dan keteraturan dalam penanganan logistik. Semua ini bertujuan agar kita dapat memastikan barang bantuan dapat didistribusikan tepat waktu dan sasaran,” ujar Syaiful.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis manajemen pergudangan, namun juga bertujuan untuk mentransfer pengetahuan kepada para relawan dan staf logistik yang akan menjadi ujung tombak dalam operasi di setiap kabupaten.
"Harapannya, pengetahuan yang dibagikan dapat diteruskan dan diterapkan di daerah masing-masing,". Tambah Syaiful
Rafi Hidayat, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang masih dalam tahap belajar. Ini menambah pengalaman dan jaringan relasi kami. Dengan pelatihan seperti ini, kami lebih siap dalam menangani distribusi bantuan dari pusat,” kata Rafi.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang PMI Aceh untuk membangun sistem respons yang tangguh terhadap bencana. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, PMI Provinsi Aceh berharap dapat meningkatkan efisiensi dalam manajemen logistik dan memastikan bantuan mencapai mereka yang membutuhkan tanpa hambatan berarti.
Keberhasilan pelatihan ini juga diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di provinsi lain, terutama di daerah-daerah rawan bencana. Melalui peningkatan kapasitas individu dan kelembagaan ini, PMI Provinsi Aceh siap untuk menghadapi tantangan di masa mendatang dengan lebih baik dan profesional.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
