Kisah Azizah Hasan: Ketangguhan dan Harapan Pasca Banjir Aceh Utara - lintas6
HOT NEWS

Kisah Azizah Hasan: Ketangguhan dan Harapan Pasca Banjir Aceh Utara


lintas6.com, Aceh Utara - Tanggal 26 November 2025 akan selamanya terukir dalam ingatan masyarakat Desa Tumpuk Blang, Aceh Utara, sebagai saat ketika alam menunjukkan kekuatannya yang dahsyat dan memporakporandakan kehidupan yang tenang di desa kecil ini. Pada malam itu, banjir bandang menerjang dengan tiba-tiba, menyisakan kehancuran di sekelilingnya. Desa yang dikelilingi hamparan sawah subur dan kebun hijau ini seketika berubah menjadi lautan air keruh yang mengancam nyawa dan mata pencaharian penduduknya.

Di tengah kekacauan ini, muncul sosok tangguh yang menjadi penopang moral bagi warganya: Azizah Hasan, seorang ibu berusia 46 tahun yang berasal dari Dusun Babak Kreung. 

Azizah, dengan tekad yang membaja dan jiwa kepemimpinan yang kuat, muncul sebagai simbol harapan dan daya juang yang tak tergoyahkan. 

Kisah hidupnya selama menghadapi bencana ini menjadikan Azizah sebagai teladan solidaritas dan keberanian dalam mengatasi tantangan terberat.

Pada malam yang mencekam itu, air dengan cepat menaik ke permukaan hingga setinggi leher orang dewasa. 

Azizah yang berada di tengah desa terpisah dari keluarganya yang berlindung di tempat lain bersama sang suami dan anak-anak. 

Kekhawatiran membayangi dirinya, namun syukur tak henti terucap ketika ia mengetahui bahwa keluarganya berhasil selamat. 

Dalam situasi yang serba panik dan berisiko, Azizah tetap sabar dan terus berdoa demi keamanan keluarganya dan warga lain yang nasibnya belum diketahui.

Desa Tumpuk Blang bukan sekadar kehilangan kenyamanan, tetapi juga menderita kerugian besar terhadap sumber mata pencaharian utama, yaitu pertanian. Sawah dan kebun yang menjadi penopang ekonomi hilang terendam lumpur tebal. Para petani, termasuk Azizah, harus berhadapan dengan kenyataan pahit kehilangan pendapatan sehari-hari mereka. Hujan deras dan aliran air yang tak terkendali menghantam seolah-olah berharap menguji ketabahan para penduduknya.

Di tengah kemuraman ini, Azizah menunjukkan bahwa harapan dan solidaritas bisa bangkit dari reruntuhan. Bantuan dari pemerintah, dermawan, serta warga desa yang bermigrasi menjadi kekuatan bagi mereka untuk bertahan. 

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lain adalah setitik cahaya bagi mereka yang berjuang dalam kesulitan. Namun, Azizah dan warga lainnya tetap menghadapi kendala aksesibilitas terhadap air bersih dan barang-barang rumah tangga yang menggerayangi pikiran mereka sehari-hari.

Aspek kesehatan juga menjadi kekhawatiran besar di tengah keterbatasan yang semakin mencolok. Layanan kesehatan yang biasanya terbatas menjadi krusial pasca bencana. Meski Puskesmas menyediakan layanan tanpa biaya, kebutuhan medis yang sebenarnya masih belum sepenuhnya terpenuhi. Kondisi ini menyulut kecemasan yang mendalam terutama di kalangan para ibu, termasuk Azizah yang dengan gelisah memikirkan kesehatan anak-anaknya.

Meski demikian, semangat pantang menyerah Azizah tidak pernah pudar.

 Ia menggenggam optimisme dalam melihat desanya pulih agar kehidupan bisa kembali seperti sedia kala.

 "Saya pengen cepat normal lagi, biar bisa cepat kita kerja lagi. Walaupun di sawah, biar bisalah mencari rezeki lagi," ucapnya penuh harap. 

Azizah menyadari bahwa kebangkitan lahan pertanian adalah langkah awal namun penting demi membangun kembali perekonomian desa dan membangkitkan kembali semangat komunitas.

Azizah Hasan telah menjadi simbol keteguhan dan inspirasi bagi komunitasnya. Dengan dukungan dari perangkat desa, pemerintah, dan para dermawan, ada harapan bahwa Desa Tumpuk Blang akan bangkit dari keterpurukan. 

Kisah Azizah menjadi pengingat kuat tentang pentingnya ketabahan hati dan solidaritas untuk bertahan hidup. Sebagai komunitas, setiap individu memegang peranan penting dalam membangun kembali kehidupan yang lebih baik pasca bencana.

Melalui kisah hidupnya, kita belajar bahwa tak peduli seberapapun tercabik kehidupan oleh bencana, akan selalu ada jalan menuju pemulihan jika kita bersatu dan saling mendukung. Kisah inspiratif Azizah Hasan bukan hanya tentang keberanian seorang wanita, tetapi juga tentang semangat komunitas yang pantang menyerah, mengupayakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image