Jangan Diam! PMI Buka Jalan Mudah untuk Masyarakat Beri Masukan Atasi Banjir Sumbar!
0 menit baca
lintas6.com, Padang - Palang Merah Indonesia (PMI) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada masa pemulihan pasca bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Upaya ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra dalam proses pemulihan dan penanganan bencana.
Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Barat, Nuzlan Huda, menegaskan bahwa berbagai layanan yang diberikan selama masa tanggap darurat dan pemulihan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
"Berbagai layanan tersebut diharapkan memberikan dampak serta manfaat yang signifikan sehingga masyarakat merasakan betul kehadiran PMI di tengah-tengah mereka," ujarnya.
Namun, Nuzlan juga menyadari bahwa dalam pelaksanaan layanan tersebut pasti ada kekurangan yang muncul karena berbagai faktor. Oleh karena itu, PMI mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan, saran, dan kritik sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan di masa mendatang.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tapi juga menjadi mitra setara dalam setiap proses misi kemanusiaan," tambahnya.
Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara PMI dan masyarakat, menjadikan komunikasi dua arah sebagai kunci keberhasilan penanganan bencana. Hal ini sejalan dengan program Community Engagement and Accountability (CEA) atau Umpan Balik yang diusung PMI Pusat.
M. Alwan Rifai, pendamping kegiatan CEA PMI Pusat, menjelaskan bahwa dalam penanganan bencana, komunikasi terbuka dan mekanisme umpan balik yang dinamis sangat penting.
"Umpan balik dari masyarakat, terutama dalam situasi bencana dan masa pemulihan, akan menjadi dasar evaluasi dan pengembangan layanan ke depan agar lebih baik," jelasnya.
Selain memberikan bantuan langsung, PMI juga fokus pada edukasi masyarakat agar bantuan yang diberikan dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran. Umpan balik dari masyarakat menjadi fondasi agar setiap pelayanan yang dilakukan di lapangan dapat terus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat.
Untuk memudahkan akses masyarakat dalam memberikan masukan, PMI membuka layanan hotline umpan balik atau CEA di Provinsi Sumatera Barat serta di kota dan kabupaten yang terdampak banjir. Masyarakat dapat menghubungi nomor hotline atau WhatsApp di 0813 5617 0153 untuk menyampaikan berbagai saran dan keluhan.
Selain itu, masyarakat juga dapat langsung mengakses dan mengisi formulir saran serta masukan melalui tautan berikut: https://bit.ly/layanan-umpan-balik-sumbar.
Dengan membuka jalur komunikasi yang mudah dan terbuka ini, PMI mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumatera Barat untuk tidak diam dan aktif berpartisipasi dalam proses pemulihan pasca banjir. Kehadiran PMI diharapkan bukan hanya sebagai penyedia bantuan, tetapi juga sebagai mitra sejati yang mendengarkan dan merespon kebutuhan masyarakat secara nyata.
Mari bersama-sama kita wujudkan pemulihan yang cepat dan berkelanjutan dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat. Jangan diam, sampaikan masukan Anda kepada PMI, agar layanan kemanusiaan dapat terus diperbaiki dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat terdampak banjir di Sumatera Barat!
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
