lintas6.com, Ponorogo – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari (UIN) Ponorogo kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang berlangsung secara hybrid dari 23 November hingga 25 Desember 2025.
Program unggulan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas dan kesiapsiagaan anggota baru dalam menghadapi berbagai bencana melalui kombinasi sesi online dan praktek tatap muka.
Salah satu pemateri Diklatsar KSR PMI UIN Ponorogo dari PMI Kabupaten Ponorogo, M Nur Amin Zabidi, S.H.
Salah satu pemateri Diklatsar KSR PMI UIN Ponorogo dari PMI Kabupaten Ponorogo, M Nur Amin Zabidi, S.H.
Beliau membahas mulai dari pengantar kepalangmerahan, jenis-jenis bencana alam, non-alam, hingga sosial, serta strategi pemberdayaan masyarakat dan komunikasi efektif dalam situasi krisis.
Para peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga langsung mempraktekkan keterampilan penting yang dibutuhkan di lapangan.
“Dengan memadukan teori dan praktek, kami berharap mencetak kader yang siap bertindak efektif saat bencana terjadi,” ujar M Nur Amin Zabidi.
“Dengan memadukan teori dan praktek, kami berharap mencetak kader yang siap bertindak efektif saat bencana terjadi,” ujar M Nur Amin Zabidi.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PMI dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan penanggulangan bencana.
Peserta Diklatsar memberikan respon positif terhadap materi yang aplikatif dan relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
Peserta Diklatsar memberikan respon positif terhadap materi yang aplikatif dan relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
Mereka merasa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga soft skills seperti komunikasi, advokasi, dan kerja tim yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.
“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana berkontribusi nyata dalam pemberdayaan komunitas dan kesiapsiagaan bencana di Ponorogo.”. Ungkapnya
KSR PMI UIN Ponorogo berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pelatihan agar mampu menjawab tantangan bencana yang kian kompleks, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang lebih tangguh dan siap siaga.
“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana berkontribusi nyata dalam pemberdayaan komunitas dan kesiapsiagaan bencana di Ponorogo.”. Ungkapnya
KSR PMI UIN Ponorogo berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pelatihan agar mampu menjawab tantangan bencana yang kian kompleks, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang lebih tangguh dan siap siaga.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

