Notification

×

Iklan

Iklan

PMI Bersama Gabungan Relawan: Aksi Kesehatan dan Pemulihan Pasca Erupsi Semeru "Solidaritas Tanpa Batas!"

24 November 2025 | November 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-25T00:57:48Z

PMI bersama Gabungan Relawan saat melayani pada APG Semeru di Lumajang

lintas6.com, Lumajang  — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang bersama gabungan relawan PMI dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti PMI Jember, PMI Kabupaten Malang, PMI Kota Malang, PMI Jember, PMI Kota Surabaya, bersama gabungan relawan dan instansi terkait terus bersinergi memberikan layanan dan bantuan vital kepada para penyintas erupsi Gunung Semeru. Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan wujud nyata solidaritas dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana besar yang mengguncang wilayah Lumajang.

Sejak 19 November 2025, PMI fokus pada layanan kesehatan, distribusi bahan pokok, dan suplai air bersih di titik-titik terdampak erupsi. Salah satu aksi pada Senin, 24 November 2025 berada di SDN 4 Supiturang, yang didukung oleh YONKES 2 KOSTRAD dan Puskesmas Tempursari, serta armada ambulans yang siap siaga untuk digunakan kapan pun diperlukan. Layanan ini beroperasi dari malam hingga pagi hari untuk menjangkau warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Sehari, sebanyak 24 orang telah menerima perawatan medis dasar dan obat-obatan.

Ketua PMI Lumajang, H. Budi Santoso, SH, MSI, menyampaikan, Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang cepat dan tepat sasaran. Sinergi dengan berbagai pihak membuat bantuan ini semakin efektif dan menyentuh langsung kebutuhan warga terdampak.

Selain layanan kesehatan, PMI juga aktif berpartisipasi dalam operasi pembersihan lingkungan bersama TNI, Polri, gabungan relawan, dan masyarakat pada 23 November lalu. Operasi ini bertujuan memastikan area terdampak kembali aman dan layak huni. Dukungan logistik berupa 200 bungkus nasi disediakan untuk menjaga stamina para relawan dan peserta aksi.

Masalah krisis air bersih menjadi perhatian utama PMI. Sejak awal, PMI telah menyalurkan sebanyak 3.900 liter air bersih ke berbagai lokasi strategis, termasuk Dusun Kampung Renteng yang melayani kebutuhan 164 jiwa. Langkah ini sangat penting mengingat kontaminasi sumber air lokal pasca-erupsi yang mengancam kesehatan warga.

Dalam situasi genting seperti ini, Ketua PMI Lumajang menegaskan, Sinergi antar lembaga dan masyarakat adalah kunci utama agar bantuan dapat tepat sasaran dan efektif. Kami bertekad terus berada di garis depan membantu warga bangkit dari bencana ini.

PMI Lumajang dan para relawan akan melanjutkan perjuangan kemanusiaan ini hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan kembali normal, membuktikan bahwa di balik bencana besar, ada kekuatan solidaritas yang tak tergoyahkan.

Penulis: Nur A. 

Editor: Redaksi

close