HOT NEWS

Tak Bisa Sendiri, Lumajang Gandeng Banyak Pihak Lindungi Perempuan dan Anak

LINTAS6.com, LUMAJANG – Perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan keterlibatan banyak pihak agar upaya pencegahan kekerasan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.

Kesadaran itulah yang menjadi dasar penguatan Forum Puspa Kirana melalui mini lokakarya yang digelar Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Lumajang di kantor setempat, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur organisasi sosial kemasyarakatan, organisasi profesi, aparat penegak hukum, serta lembaga kemanusiaan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos PPA Kabupaten Lumajang, Endhi Satriyo Yunianto, S.Sos, mengatakan luasnya wilayah Kabupaten Lumajang serta keterbatasan sumber daya yang dimiliki pemerintah membuat kolaborasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

“Karena jumlah, dan jangkauan wilayahnya yang luas, dengan keterbatasan sumber daya manusia dan sumber dana, maka kami perlu menggandeng bapak ibu semua, organisasi sosial kemasyarakatan, organisasi profesi dan lainnya untuk membantu kami dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Endhi.

Menurutnya, pencegahan kekerasan akan lebih efektif apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama melalui program dan kegiatan yang saling mendukung.

Forum Puspa Kirana Diperkuat

Dalam mini lokakarya tersebut juga dibahas rancangan Peraturan Bupati yang akan menjadi landasan penguatan Forum Puspa Kirana.

Regulasi tersebut disiapkan agar seluruh unsur yang tergabung dalam forum memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas, fungsi, dan peran masing-masing.

Melalui penguatan kelembagaan, Forum Puspa Kirana diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pihak untuk bekerja bersama dalam isu perlindungan perempuan dan anak.

Ketua Forum Puspa, Dr. Suhari dari DPD PPNI, berharap forum tersebut semakin dikenal masyarakat melalui keberadaan sekretariat dan identitas kelembagaan yang jelas.

Menurutnya, keberadaan forum harus disertai dengan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Forum Puspa bisa melakukan aksi nyata dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, khususnya dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Pencegahan

Forum Puspa Kirana di Lumajang dibagi ke dalam dua bagian utama, yakni bidang pemberdayaan perempuan serta bidang perlindungan perempuan dan anak.

Pembagian tersebut dilakukan agar program yang dijalankan dapat lebih fokus dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Berbagai organisasi dilibatkan sesuai kapasitas dan bidang keahlian masing-masing. Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting karena permasalahan perempuan dan anak memiliki dimensi yang luas, mulai dari aspek sosial, kesehatan, pendidikan, hingga hukum.

Dengan keterlibatan berbagai unsur, masyarakat diharapkan memperoleh dukungan yang lebih komprehensif.

Peran Organisasi Kemanusiaan

Dalam struktur forum, organisasi kemanusiaan ditempatkan pada bidang perlindungan perempuan dan anak bersama unsur kepolisian, organisasi sosial kemasyarakatan, dan organisasi profesi.

Keterlibatan tersebut dinilai relevan karena berbagai program kemanusiaan pada dasarnya memiliki dampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kelompok rentan.

Wakil Ketua PMI Lumajang Bidang Humas, Dra. Iswarini Jamilah, menyampaikan bahwa berbagai program yang dilaksanakan selama ini secara tidak langsung mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat membantu mengurangi berbagai kerentanan sosial yang berpotensi berdampak pada perempuan dan anak.

Membangun Lingkungan yang Lebih Aman

Selain distribusi bantuan kemanusiaan, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pencegahan kekerasan.

Karena itu, penguatan Forum Puspa Kirana diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi serta membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak.

Bagi Lumajang, forum ini bukan hanya wadah koordinasi antarlembaga. Lebih dari itu, Forum Puspa Kirana diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya aksi nyata yang mampu menghadirkan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan maupun anak.

Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image