HOT NEWS

Api Belum Padam, Relawan Terus Pantau Karhutla Gunung Gajah Mungkur

LINTAS6.com, LUMAJANG – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Gajah Mungkur, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, masih berlangsung hingga Rabu (14/10/2026). Kebakaran yang terjadi sejak malam sebelumnya itu dilaporkan telah meluas hingga Petak 21 wilayah kerja Perum Perhutani Pasirian.

Dalam proses penanganan tersebut, relawan turut terlibat membantu pemantauan dan mendukung koordinasi lapangan bersama petugas terkait. Kehadiran relawan menjadi bagian penting untuk memastikan perkembangan situasi dapat dipantau secara berkelanjutan.

Berdasarkan laporan yang diterima, titik api hingga kini masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Karena itu, proses pemadaman dan pemantauan masih terus dilakukan di kawasan terdampak.

Penanganan di lapangan dilakukan oleh personel PKPH Perhutani Pasirian bersama relawan yang berada di lokasi. Salah satu relawan yang turut membantu pemantauan adalah Abdul Sokheb.

Karhutla merupakan salah satu jenis bencana yang membutuhkan perhatian khusus. Selain berpotensi merusak kawasan hutan, kebakaran juga dapat meluas apabila tidak segera dikendalikan. Faktor kondisi cuaca, vegetasi kering, dan medan yang sulit dijangkau sering menjadi tantangan dalam proses penanganan.

Karena itu, kehadiran relawan memiliki manfaat penting dalam mendukung pengawasan lapangan. Informasi yang diperoleh dari lokasi dapat membantu petugas memahami perkembangan kondisi dan menentukan langkah penanganan yang dibutuhkan.

PMI Kabupaten Lumajang terus menerima perkembangan informasi dari tim yang berada di lokasi kejadian. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi terkini dapat diketahui dengan cepat.

Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang Nurhadi Santoso berharap proses pemadaman dapat berjalan lancar sehingga tidak terjadi perluasan area kebakaran.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan semua pihak. Selain petugas dan relawan, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Imbauan kepada masyarakat menjadi penting karena pencegahan tetap merupakan langkah paling efektif dalam mengurangi risiko karhutla. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dapat membantu mengurangi kemungkinan munculnya titik api baru.

Dari sisi manfaat, keterlibatan relawan bukan hanya membantu proses pemantauan. Kehadiran mereka juga memperkuat koordinasi di lapangan dan memastikan informasi dapat tersampaikan secara cepat kepada pihak yang membutuhkan.

Kolaborasi antara petugas kehutanan, relawan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi karhutla. Dukungan berbagai pihak memungkinkan proses penanganan dilakukan secara lebih terarah dan responsif.

PMI Kabupaten Lumajang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran. Semangat kebersamaan dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Hingga saat ini, pemadaman dan pemantauan masih berlangsung. Semua pihak berharap kebakaran dapat segera terkendali sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Penulis: Muhammad Dwi Lucky
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image