Yatim Mandiri dan MTs PSA An-Noor Ngawi Tandatangani MoU Program Beasiswa untuk Yatim, Piatu, dan Dhuafa


lintas6.com, Ngawi – Dalam upaya memperkuat komitmen bersama untuk mencerdaskan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa, Laznas Yatim Mandiri Ngawi dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) PSA An-Noor Ngawi resmi menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait program beasiswa pendidikan. Kamis, 8 Januari 2026.
 
Penandatanganan MoU ini berlangsung di Kantor Yatim Mandiri Ngawi dan diwakili oleh Supriyatno, S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala Cabang Yatim Mandiri Ngawi dan Joko Saktiyono, S.Pd.I, Kepala Madrasah MTs PSA An-Noor Ngawi.


Kerjasama ini menandai langkah konkret kedua lembaga dalam memberikan kesempatan pendidikan gratis bagi anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa di tingkat Madrasah Tsanawiyah dengan sistem berasrama. 

Program beasiswa ini khusus ditujukan kepada anak-anak yang dibina dan direkomendasikan oleh Yatim Mandiri, sehingga memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi penerimanya.


Kepala MTs PSA An-Noor Ngawi, Joko Saktiyono, S.Pd.I, menyampaikan bahwa inisiatif beasiswa ini merupakan bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap anak-anak yang kurang mampu, terutama yatim dan piatu, agar mereka memperoleh akses pendidikan yang lebih mudah dan berkualitas.

"Harapannya, ke depan kita bisa berkolaborasi lebih luas lagi dengan Yatim Mandiri untuk menjangkau dan membantu lebih banyak anak yatim dan kurang mampu agar mereka menjadi lebih mandiri dan berdaya," ujarnya penuh harap.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan fasilitas pendidikan, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian anak-anak melalui lingkungan belajar yang kondusif dan asrama yang mendukung.


Sementara itu, Supriyatno, S.Pd.I, M.Pd, Kepala Cabang Yatim Mandiri Ngawi, mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang terjalin ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah wujud nyata kepedulian bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberian akses pendidikan gratis bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

"Harapannya, ke depan semakin banyak anak-anak yatim yang terbantu dan mendapatkan akses beasiswa agar bisa mandiri dan sukses," tambahnya.

Menurut Supriyatno, program ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antar lembaga sosial dan pendidikan yang dapat diperluas ke wilayah lain demi menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan.


Program beasiswa berasrama ini tidak hanya memberikan fasilitas pendidikan formal, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak-anak yatim dan dhuafa dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Dengan adanya dukungan dari Yatim Mandiri dan MTs PSA An-Noor, anak-anak penerima beasiswa dapat fokus belajar tanpa harus khawatir soal biaya pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya.


Kedua pihak berharap program ini dapat membuka peluang lebih besar bagi anak-anak yang kurang beruntung untuk meraih cita-cita dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara di masa depan.


Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari perjalanan panjang yang penuh harapan untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, mandiri, dan berdaya. Semoga kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa di Ngawi dan sekitarnya.


Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Template Code (Do not disable)

close