• Jelajahi

    Copyright © lintas6
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    PMI Jakut Tembus Medan Ekstrem Layani Korban Bencana di Pining, Gayo Lues

    Redaksi
    14 Januari 2026 22.21.00 WIB

    lintas6.com, Gayo Lues - Pada hari keempat tanggap darurat, Selasa (13/1/2026), tim kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara berhasil menembus medan ekstrem di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di dua desa, yaitu Desa Pitu Rime dan Desa Elkan.

    Tim PMI Jakut yang terdiri dari 25 personel ini berkolaborasi erat dengan PMI setempat. Mereka menggunakan tujuh unit mobil berpenggerak empat roda (4×4/double gardan) untuk menembus jalur yang sangat sulit dilalui. 

    Menurut informasi dari PMI Gayo Lues, sebagian besar akses menuju desa tersebut merupakan jalan darurat yang tidak beraspal, melewati tebing curam dan harus menyeberangi arus sungai.

    Lebih dari 60 persen ruas jalan rusak parah akibat longsor dan banjir bandang, sehingga perjalanan sekitar 60 kilometer yang biasanya ditempuh dalam 1,5 jam, kali ini memakan waktu hingga lima jam.

    Sesampainya di Desa Pitu Rime, tim langsung memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial. Infrastruktur yang rusak parah akibat bencana menyebabkan banyak warga mengalami gangguan saluran pernapasan. Dokter Efi, salah satu tenaga medis dari PMI Jakarta Utara, menyampaikan, 

    “Di Desa Pitu Rime, sebanyak 102 warga—laki-laki, perempuan, dan anak-anak—mengikuti pemeriksaan kesehatan. Mayoritas mengalami gangguan saluran pernapasan akibat kondisi lingkungan yang terdampak.”

    Selain layanan medis, tim psikososial juga memberikan pendampingan kepada anak-anak penyintas bencana. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan bermain dan bernyanyi yang diadakan untuk mengurangi trauma. Setelah sesi selesai, mereka mendapatkan makanan ringan yang telah disiapkan oleh tim.

    Setelah salat Ashar, tim melanjutkan perjalanan ke Desa Elkan, yang hanya bisa dijangkau melalui alur sungai karena jembatan utama putus. 

    Tim tiba di Desa Elkan pada sore hari dan bermalam di salah satu rumah warga yang dijadikan posko tanggap darurat.

    Keesokan harinya, Rabu (14/1/2026), tim kembali memberikan layanan kesehatan kepada warga Desa Elkan. Dokter Efi melaporkan, 

    “Sebanyak 103 pasien berhasil kami layani, dengan mayoritas mengalami gangguan saluran pernapasan yang sama seperti di Desa Pitu Rime.”

    Selain layanan medis, sebagian anggota tim melakukan kerja bakti membersihkan kantor Hulu yang juga berfungsi sebagai taman kanak-kanak (TK) di Desa Elkan. Mereka memotong pohon tumbang yang terbawa arus, mengangkat lumpur yang masuk ke dalam bangunan, serta membersihkan ruangan menggunakan pompa air berbasis genset.

    Dedi, perwakilan perangkat Desa Elkan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bantuan PMI Jakarta Utara. 

    “Terima kasih kepada PMI Jakarta Utara yang telah datang membantu warga kami, baik melalui bantuan sembako, layanan kesehatan, maupun kerja bakti membersihkan kantor Hulu Elkan. Kehadiran PMI sangat berarti bagi kami di tengah kondisi yang sulit ini,” ujarnya penuh haru.

    Kepala Tim PMI Jakarta Utara menambahkan,
     
    “Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak bencana, meskipun medan yang kami hadapi sangat berat dan penuh tantangan. Kemanusiaan adalah prioritas utama kami.”

    Kegiatan tanggap darurat ini menunjukkan semangat dan dedikasi PMI Jakarta Utara dalam menjangkau masyarakat terdampak bencana di wilayah terpencil dan sulit dijangkau, demi meringankan beban dan memulihkan kondisi warga yang terdampak. 

    Penulis: Nur A. 
    Editor: Redaksi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini