Lukman Hafit: Relawan PMI Berjuang Melawan Lumpur dan Jalan Putus Demi Selamatkan Ribuan Jiwa di Aceh


lintas6.com, Kediri - Di tengah medan berat dan tantangan yang tiada henti, Lukman Hafit, seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kediri yang mendapatkan mandat untuk membantu saudara kita yang terkena musibah bencana sejak 03 Desember 2025 - 03 Januari 2026 menunjukkan keteguhan hati dan semangat kemanusiaan yang luar biasa dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bireun, Aceh.

Lukman bersama tim PMI Ranting Kecamatan Gandapura berjuang mendistribusikan air bersih sebanyak 257.000 liter kepada 15.779 jiwa yang tersebar di empat kecamatan: Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Kutabang, dan Gandapura. Tantangan terbesar bukan hanya medan yang berat, seperti jalan yang putus dan lumpur setebal 150 cm, tetapi juga memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

"Kami harus berjuang melewati jalan yang putus dan lumpur setebal 150 cm," ujar Lukman Hafit.


Selain distribusi air, Lukman juga aktif membantu dapur umum TNI Denbrkang Iskandar Muda Aceh yang setiap hari menyiapkan 1.500 porsi makanan bagi warga terdampak. Setiap distribusi di dapur umum tersebut juga melibatkan pengiriman sekitar 5.000 liter air bersih.

Medan yang sulit, seperti akses jalan yang terputus dan lumpur tebal, tidak menyurutkan semangat Lukman dan tim. Mereka menunggu bantuan alat berat dari instansi terkait untuk membuka jalur di lorong kampung agar bisa masuk ke titik pemukiman warga terdampak.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan pihak terkait agar distribusi berjalan lancar dan kebutuhan dasar seperti air bersih dan sanitasi MCK bisa terpenuhi," jelas Lukman.


Perjuangan Lukman tidak mudah. Armada mereka beberapa kali tersangkut di lumpur, namun berkat kerja sama dengan relawan pendamping dari Gandapura, masalah tersebut dapat diatasi dengan cepat. Saat pertama kali tiba, listrik di beberapa titik di Kecamatan Kutablang dan Peusangan Siblah Krueng masih padam, menambah tantangan dalam distribusi bantuan.

Namun, hal tersebut tidak membuat semangat Lukman padam.

"Saya merasa bangga bisa mewakili PMI Kabupaten Kediri dan membantu sesama. Semoga saya diberi kesempatan kembali untuk bertugas dalam misi pemulihan nanti," tutup Lukman dengan penuh harap.


Cerita Lukman Hafit adalah bukti nyata semangat kemanusiaan dan ketangguhan relawan PMI dalam menghadapi tantangan demi membantu masyarakat terdampak bencana. Dedikasi dan kerja kerasnya menginspirasi banyak orang untuk terus peduli dan berkontribusi dalam misi kemanusiaan.

Semoga kisah Lukman menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu siap membantu sesama, terutama di saat-saat sulit. 

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Template Code (Do not disable)

close