Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, Budhi Pranoto, menjelaskan bahwa untuk mencapai lokasi pengungsian di Desa Uning Mas, relawan harus melewati akses jalan yang sangat sulit. Jalan yang sempit, berlumpur, dan rusak akibat longsor menuntut kehati-hatian ekstra dalam perjalanan. Meski demikian, kondisi ini tidak mengurangi semangat para relawan untuk tetap hadir memberikan layanan kesehatan dan dukungan psikososial bagi para penyintas.
“Promosi kesehatan, pelayanan dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan sangatlah penting karena biasanya para penyintas yang berada di lokasi pengungsian sangat rawan terserang berbagai penyakit yang diakibatkan karena kondisi lingkungan yang kurang bersih serta memulihkan kondisi mental yang mengganggu anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Budhi Pranoto.
Dalam kegiatan promosi kesehatan ini, relawan PMI memberikan edukasi dengan metode yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak serta kelompok rentan, seperti menggunakan boneka tangan, bercerita, dan simulasi praktik. Materi yang disampaikan meliputi cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan diri dengan mandi teratur dan menggosok gigi, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Selain itu, dukungan psikososial diberikan dengan cara bermain bersama anak-anak menggunakan boneka tangan dan kegiatan mewarnai bersama. Setelah promosi dan pemeriksaan kesehatan selesai, relawan juga membagikan perlengkapan kebersihan seperti sabun, sikat gigi, dan pasta gigi kepada anak-anak agar mereka terbiasa hidup bersih dan sehat sejak dini.
Budhi Pranoto berharap, “Semoga dengan adanya promosi kesehatan dan pelayanan kesehatan ini para penyintas bisa terbiasa hidup bersih dan sehat baik di masa tanggap darurat maupun dalam keadaan normal.”
Salah seorang warga Desa Uning Mas, Sri Maulani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran PMI yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga pengetahuan kesehatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana.
“Edukasi ini sangat membantu kami di pengungsian. Kami jadi mengerti bagaimana menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit,” kata Sri Maulani.
Sri Maulani menambahkan bahwa edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menjaga kebersihan diri, lingkungan sekitar, dan pengelolaan sampah, sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit di lokasi pengungsian.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen PMI dalam memberikan pelayanan menyeluruh tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental, demi mempercepat pemulihan masyarakat pasca bencana. Kehadiran relawan dan edukasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama masa pemulihan.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi


