Notification

×

Iklan

Iklan

Imam Utomo S Kembali Pimpin PMI Jatim Hingga 2030

25 November 2025 | November 25, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-26T00:06:44Z
lintas6.com, Surabaya – Dalam perhelatan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-18 Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur yang berlangsung di Hotel Santika, Gubeng, Surabaya, H. Imam Utomo S kembali terpilih sebagai Ketua PMI Jawa Timur untuk periode 2025-2030. Perhelatan ini menegaskan kepercayaan tinggi dan soliditas yang dimiliki Imam Utomo dalam memimpin organisasi kemanusiaan tersebut.

Keputusan yang diambil secara aklamasi tersebut melibatkan 38 PMI kabupaten/kota se-Jawa Timur sebagai pemilik suara. Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat solidaritas, Imam Utomo dinyatakan sebagai calon tunggal, berkat rekam jejaknya yang cemerlang dalam mengawal dan memperkokoh struktur PMI selama periode kepemimpinannya sebelumnya. Tidak hanya itu, Imam yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur selama dua periode (1998-2008), menunjukkan kepiawaiannya dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di tubuh PMI Jawa Timur.

Sidang Musprov yang dipimpin oleh Edi Purwinarto berjalan dengan lancer, memperlihatkan tingginya rasa percaya dari seluruh peserta terhadap kredibilitas dan kinerja pengurus sebelumnya. Laporan pertanggungjawaban yang diterima secara bulat adalah cermin nyata dari keyakinan terhadap masa depan cerah PMI Jawa Timur di bawah arahan Imam Utomo.

Dalam pidato sambutannya, Imam Utomo menyatakan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa amanah ini adalah lebih dari sekadar tugas organisasi, tetapi merupakan seruan moral untuk terus meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian di dalam tubuh PMI. Menurut Imam, komitmen ini adalah panggilan jiwa yang menuntut totalitas pengabdian kepada masyarakat.

“Misi ini tentang kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama, nilai-nilai kepalangmerahan yang harus selalu ditanamkan dalam benak pengurus PMI Jatim. Saya berharap PMI Jawa Timur semakin baik dalam melayani masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat dan bencana,” kata mantan Pangdam V/Brawijaya itu dengan tegas.

Ke depan, Imam Utomo berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas para relawan, mempercepat respons dalam menangani bencana, dan memastikan ketersediaan layanan kemanusiaan di seluruh pelosok Jawa Timur. Dia optimistis bahwa PMI Jawa Timur akan semakin adaptif dalam menjawab tantangan kemanusiaan yang terus berkembang.

Selain fokus pada bagian kemanusiaan, Musprov juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan partisipasi generasi muda dalam kegiatan donor darah. Antusiasme dari kelompok muda dianggap sangat membantu menjaga ketersediaan darah, terutama saat kondisi darurat. Donor darah tidak hanya menjadi tali kehidupan bagi banyak pasien dalam situasi kritis tetapi juga merupakan pilar utama dalam kebijakan layanan kesehatan PMI Jawa Timur.

“Sistem layanan darah yang efisien dan terdigitalisasi menjadi sebuah keharusan. Pengalaman dari pandemi Covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa teknologi dan manajemen darah yang efektif menjadi kebutuhan vital yang tidak bisa diabaikan,” ujar Imam dalam forum.

Strategi penting lainnya termasuk penguatan jejaring bank darah dan sistem rantai dingin (cold chain) sebagai prioritas utama. Imam menekankan bahwa sinergi antara PMI dengan berbagai fasilitas kesehatan harus terus diperkuat untuk mencapai efisiensi dalam distribusi dan ketersediaan darah.

Di bawah kepemimpinannya yang berkesinambungan, PMI Jawa Timur telah berhasil menjaga kepercayaan tinggi masyarakat. Peningkatan jumlah penghargaan kepada para donor darah sukarela dalam beberapa tahun terakhir merupakan bukti nyata dari tingginya kepercayaan publik terhadap PMI. Kepercayaan ini, menurut Imam, adalah modal penting yang akan terus digunakan untuk meningkatkan layanan PMI Jawa Timur di masa depan. 

Musprov kali ini menyoroti juga kondisi setiap daerah yang perlu perhatian lebih dalam hal partisipasi donor atau penguatan layanan. Semua akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja berikutnya, untuk merumuskan langkah strategis sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PMI Jawa Timur di bawah pimpinan Imam Utomo siap menghadapi tantangan kemanusiaan di masa mendatang.
 
Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
close