HOT NEWS

19 Lansia dan Balita di Olaia Dapat Pemeriksaan Kesehatan Pascagempa


lintas6.com, NAGEKEO – Sebanyak 59 warga Desa Olaia, Dusun 3, Kabupaten Nagekeo menerima layanan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan pemberian obat-obatan pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat yang masih berada dalam masa pemulihan setelah gempa bumi.

Penerima manfaat terdiri atas 25 laki-laki dan 34 perempuan. Dari jumlah tersebut terdapat dua balita, satu ibu menyusui, dan 19 warga lanjut usia yang menjadi kelompok prioritas dalam pelayanan kesehatan.

Data tersebut menunjukkan bahwa kelompok rentan memerlukan perhatian lebih besar selama masa pemulihan pascabencana. Balita dan lansia memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibanding kelompok usia produktif, sehingga pemantauan kondisi mereka menjadi sangat penting.

Pelayanan kesehatan dilakukan melalui pemeriksaan langsung oleh tenaga medis yang kemudian memberikan pengobatan sesuai kondisi setiap pasien. Selain mendapatkan obat-obatan, warga juga memperoleh edukasi mengenai cara menjaga kesehatan selama masa pemulihan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan yang paling banyak ditemukan yakni myalgia atau nyeri otot, hipertensi, gastritis, ISPA, dan low back pain.

Keluhan tersebut menjadi gambaran kondisi kesehatan yang umum dialami masyarakat setelah bencana. Aktivitas berat, perubahan pola hidup, serta kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya normal dapat memengaruhi kesehatan warga.

Dokter Brenda mengatakan pemeriksaan kesehatan sangat penting dilakukan guna mengetahui kondisi warga secara langsung.

“Setelah bencana, kondisi kesehatan masyarakat perlu terus diperhatikan. Kami melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keluhan yang dialami warga dan memberikan obat sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan pascabencana membantu masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang lebih mudah, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Manfaat lain dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan mereka sendiri. Edukasi yang diberikan tenaga kesehatan membantu warga memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat dan mengenali gejala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam rangkaian respons kemanusiaan.

“Selain bantuan logistik, pelayanan kesehatan juga sangat penting agar warga, terutama kelompok rentan, tetap mendapatkan perhatian selama masa pemulihan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga dukungan moral yang memperkuat semangat mereka dalam menghadapi masa pemulihan.

Bagi warga Olaia, layanan kesehatan menjadi bentuk perhatian nyata yang membantu mereka menjaga kondisi tubuh sekaligus memberikan rasa aman di tengah proses pemulihan pascagempa.

Penulis: Wemin Muda 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image