10 Warga Kota Madiun Raih Penghargaan Setelah Konsisten Donor Darah 75 Kali
LINTAS6.com, MADIUN – Komitmen kemanusiaan yang dijalankan secara konsisten akhirnya berbuah penghargaan. Sebanyak 10 pendonor darah sukarela dari PMI Kota Madiun menerima Piagam Penghargaan dan Lencana Pendonor Darah Sukarela 75 Kali Tahun 2026 yang diselenggarakan PMI Provinsi Jawa Timur di Gedung Graha Adi, Kamis (1/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang secara rutin dan sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu sesama. Para penerima penghargaan berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur yang telah memenuhi capaian 75 kali donor darah.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 647 pendonor darah sukarela menerima penghargaan dari PMI Provinsi Jawa Timur. Angka tersebut menunjukkan masih kuatnya semangat kemanusiaan masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan melalui gerakan donor darah.
Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, Imam Utomo, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pendonor yang telah menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat.
"Pendonor yang hadir untuk menerima penghargaan 75 kali hari ini sejumlah 647 orang. Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian semuanya. Mari kita bersyukur karena hari ini dapat bersama-sama menyaksikan pemberian penghargaan kepada pendonor darah sukarela," ujarnya.
Menurut Imam, kebutuhan darah di Jawa Timur tidak pernah berhenti. Setiap hari rumah sakit dan fasilitas kesehatan membutuhkan pasokan darah untuk berbagai kebutuhan medis, mulai dari operasi hingga penanganan pasien penyakit tertentu.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Jawa Timur mencapai sekitar 900 ribu kantong darah setiap tahun. Jumlah tersebut tidak mungkin terpenuhi tanpa dukungan pendonor darah sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya.
Bagi PMI Kota Madiun, pencapaian 10 pendonor ini menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka tidak hanya mewakili daerahnya dalam menerima penghargaan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial masyarakat Kota Madiun.
Donor darah memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Setiap kantong darah yang berhasil dihimpun dapat membantu pasien kecelakaan, pasien operasi, ibu melahirkan, penderita talasemia, hingga pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan transfusi darah secara berkala.
Karena itu, keberadaan pendonor darah sukarela menjadi salah satu pilar penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Tanpa ketersediaan stok darah yang memadai, penanganan medis terhadap pasien dapat mengalami kendala.
Penghargaan kepada pendonor 75 kali donor darah juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa donor darah merupakan aksi sederhana yang membawa dampak besar. Dengan menyisihkan waktu beberapa kali dalam setahun, seseorang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
PMI terus mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan gerakan sosial kemanusiaan. Semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi pendonor aktif, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah di berbagai daerah.
Melalui penghargaan ini, PMI berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi mengikuti jejak para pendonor senior. Konsistensi mereka selama bertahun-tahun menjadi bukti bahwa aksi kemanusiaan dapat dilakukan oleh siapa saja.
Setetes darah yang disumbangkan hari ini dapat menjadi harapan baru bagi seseorang yang sedang berjuang untuk hidup.
Penulis: Fafan
Editor: Redaksi
