Ratusan Anggota BPD Dukung Pendirian Koperasi Desa Merah Putih
0 menit baca
lintas6.com, Ponorogo – Proses pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus mengalami perkembangan signifikan di Kabupaten Ponorogo. Lebih dari 100 desa terlibat dalam pengerjaan tersebut, dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak. Dukungan teranyar datang dari ratusan pengurus dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Ponorogo, yang menyatakan komitmen penuh terhadap pendirian KDMP.
Pernyataan dukungan ini terungkap dalam ajang sarasehan yang digelar di Gedung DPRD Ponorogo pada Selasa (20/01). Acara tersebut dihadiri oleh anggota dan pengurus BPD yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), DPC Ponorogo. Mereka secara terbuka mendukung program Presiden Prabowo Subianto, dengan menegaskan pentingnya keterlibatan BPD dalam pengawasan KDMP.
"Sampai dengan terbentuknya koperasi, dan unit-unit usahanya, kita terlibat. Karena BPD tidak bisa terlepas dari produk hukum desa yaitu APBDes," ungkap Agus Darmawan, ketua Panitia Sarasehan.
Kesepakatan ini juga mendapatkan dukungan resmi dari Ketua DPRD, perwakilan Pemerintah Daerah Ponorogo, Kodim, dan Kejaksaan Ponorogo. Mereka sepakat bahwa BPD akan ditempatkan sebagai lembaga pengawas dalam operasional KDMP. Peran ini dianggap krusial untuk memastikan koperasi benar-benar berfungsi sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menegaskan pentingnya peran aktif BPD dalam mengawal keberlangsungan KDMP.
"Jika BPD berfikir idiologis dan bertindak politis, KDMP akan menjadi alat pembebasan ekonomi desa. Koperasi ini bukan milik negara, bukan milik elit desa, tapi milik rakyat," tegasnya.
Jumlah proyek pembangunan KDMP di Ponorogo saat ini telah mencapai 185 lokasi, dengan satu lokasi di Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, telah selesai 100 persen.
Mayor Inf Agus Budi C, Kasdim Ponorogo, menjelaskan bahwa pembangunan di berbagai titik memiliki persentase kemajuan yang bervariasi, tetapi semuanya terus berproses menuju penyelesaian.
Pendirian KDMP ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol administrasi semata, tetapi juga menjadi pilar penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan. Dukungan dari BPD sebagai pengawas memberikan jaminan bahwa koperasi ini akan terkelola dengan baik, transparan, dan akuntabel. Harapannya, koperasi ini dapat memainkan peran sentral dalam mencapai kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga desa di Ponorogo.
Penulis: Subeki
Editor: Redaksi
