PMI Lakukan Pembersihan Lingkungan di Gampong Meunasah Mancang, Pidie Jaya - lintas6
HOT NEWS

PMI Lakukan Pembersihan Lingkungan di Gampong Meunasah Mancang, Pidie Jaya


lintas6.com, Pidie Jaya – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya terus melanjutkan upaya pembersihan lingkungan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak 26 November 2025 lalu. 

Pembersihan ini bertujuan untuk memulihkan fasilitas umum agar kembali dapat digunakan oleh masyarakat setempat.

Syamsul Bahri, Pengurus PMI Kabupaten Pidie Jaya saat ditemui dilokasi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan di tiga titik sejauh ini.

 "Sampai hari ini kita sudah melakukan pembersihan di desa Meunasah Lhok,  fasilitas umum seperti sekolah MIN. Kemudian di desa Mayang Cut, kami fokus pada pembersihan fasilitas umum di PAUD, dan hari ini kami membersihkan Polindes di Polindes Gampong Meunasah Mancang Kecamatan Meurah," ujar Syamsul Bahri. Senin, (19/1/2026)

Kegiatan ini melibatkan 15 relawan dari PMI, serta sekitar 45 mahasiswa dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 

Mereka bergotong-royong dalam upaya pemulihan ini. 

"Harapannya, dengan pembersihan ini, masyarakat dapat kembali menggunakan fasilitas umum yang tentunya memberikan manfaat bagi banyak orang," tambahnya.

Syamsul Bahri juga menekankan pentingnya memprioritaskan pembersihan fasilitas kesehatan. 

"Polindes ini sangat penting karena letaknya jauh dari fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas dan rumah sakit. Dengan berfungsinya kembali Polindes, masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan sehari-hari," jelasnya.

Namun, pemulihan fasilitas umum ini tidak lepas dari tantangan. PMI akan menggunakan excavator mini bantuan kapal kemanusiaan PMI gelombang dua untuk pembersihan lebih efektif, namun menemui kendala teknis dalam pengangkutan alat tersebut. 

"Hari ini sedikit terkendala untuk membawa excavator, tapi kami berusaha mencari solusi agar tetap bisa melakukan pembersihan secara maksimal, meskipun dengan alat manual," imbuh Syamsul.

Di sisi lain, Malahayati, salah satu mahasiswa dari UIN Ar-Raniry yang terlibat dalam kegiatan ini, mengaku senang dapat berkontribusi dan sekaligus merasa tersentuh melihat kondisi warga. 

"Rasanya campur aduk, senang bisa membantu tapi juga sedih karena kondisi masyarakat di sini masih dalam masa penyesuaian pasca bencana," ungkapnya.

Upaya pembersihan ini merupakan bagian dari transisi dari tahap tanggap darurat ke masa pemulihan. 

Syamsul Bahri berharap, 

"Masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas umum yang telah dibersihkan sebelum memulai langkah-langkah pemulihan rumah-rumah warga yang tentunya membutuhkan waktu dan peralatan yang lebih memadai."

Dengan terus berlanjutnya upaya ini, PMI dan para relawan berkomitmen memberikan dukungan semaksimal mungkin agar masyarakat Kabupaten Pidie Jaya dapat segera pulih dan beraktivitas seperti sediakala.

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image