• Jelajahi

    Copyright © lintas6
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    PMI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Langkat

    Redaksi
    11 Januari 2026 00.01.00 WIB

    lintas6.com, Langkat – Palang Merah Indonesia (PMI) mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Lingkungan Perdamaian, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, pada Sabtu (10/1/2025).

    Kegiatan ini melibatkan PMI Provinsi Sumatera Utara dan PMI Kabupaten Langkat, dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan, layanan kebersihan, serta dukungan psikososial khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana.

    Kepala Markas PMI Kabupaten Langkat, Rizky Dharma Dinata, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup promosi kesehatan, promosi kebersihan, serta dukungan psikososial dan trauma healing untuk anak-anak. Selain itu, PMI juga mendistribusikan school kit kepada anak-anak terdampak.

    “Jadi pelayanan kesehatan ini mencakupi ada jenis promkes, promkeb, di sini juga ada PSS ya, psikososial, trauma healing untuk anak-anak, terus kita juga ngedistribusiin school kit untuk anak-anak terdampak di sini karena memang di Desa Alur Pakis ini, di Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Brandan Barat, salah satu titik yang cukup parah bencana banjir dan longsor,” ujar Rizky.

    Dampak bencana ini sangat besar, menyebabkan banyak rumah dan fasilitas pendidikan rusak parah. Masyarakat terpaksa mendirikan tenda darurat untuk bertahan hidup dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

    “Banyak di sini rumah-rumah warga yang hancur, bahkan sekolah juga hancur, sehingga murid-muridnya harus belajar di tenda darurat. Jumlah KK yang terdampak itu sekitar lebih dari 300 KK, terus untuk jumlah muridnya itu sekitar 200 murid dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 SD yang sekolahnya tertimpa longsor,” tambah Rizky.

    PMI menargetkan pelayanan kesehatan ini dapat menjangkau seluruh warga terdampak di Desa Alur Pakis. Antusiasme masyarakat juga cukup tinggi, dengan lebih dari 60–70 orang sudah dilayani.

    “Sebanyak-banyaknya kita targetnya, kalau bisa seluruh masyarakatnya hadir. Tapi sejauh ini antusias masyarakat juga cukup bagus, tertib masyarakatnya. Diperkirakan sampai dengan saat ini lebih dari 60–70 orang sudah dilayani kesehatannya,” ujarnya.

    Rizky berharap para relawan dan petugas PMI dapat terus memberikan pelayanan terbaik dan meringankan beban masyarakat terdampak.

    “Harapannya kita dapat terus membantu masyarakat yang terdampak, meringankan beban mereka. Terus juga yang jelas harapan untuk kita sendiri, kitanya selalu dalam keadaan sehat, terus juga dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa agar bisa terus berbuat kebaikan,” ungkapnya.

    Selain Desa Alur Pakis, PMI juga merencanakan memperluas pelayanan ke desa tetangga yang terdampak, yaitu Desa Selepan.

    “Kita akan menyasar Desa Selepan nantinya. Kebetulan Desa Selepan ini bersebelahan dengan Desa Alur Pakis dan jaraknya juga tidak terlalu jauh. Sama halnya di Desa Selepan juga sangat-sangat terdampak,” tuturnya.

    Salah seorang warga penerima manfaat mengucapkan terima kasih atas kehadiran PMI yang membantu dalam kondisi darurat.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada PMI yang telah memberikan layanan kesehatan dan trauma healing untuk anak-anak di sini di saat terjadi bencana seperti ini,” ucap warga tersebut.

    PMI terus berkomitmen membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor di Langkat agar mereka dapat pulih dan menjalani kehidupan kembali dengan lebih baik.

    Penulis: Nur A. 
    Editor: Redaksi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini