PMI Bekali Materi Dukungan Psikososial dan Safeguarding Relawan Bencana Sumatera
0 menit baca
lintas6.com, Sibolga - Palang Merah Indonesia (PMI) terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kapasitas relawan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Sibolga, Sumatera. Kegiatan ini menitikberatkan pada materi Layanan Dukungan Psikososial (PSS) dan Safeguarding, bertujuan untuk memperkuat kemampuan relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya di situasi kebencanaan dan pascabencana.
Dewi Ramadhani, pemateri dalam kegiatan ini, menekankan bahwa membekali relawan dengan pemahaman dan keterampilan dalam PSS dan Safeguarding merupakan kebutuhan utama.
"Relawan PMI tidak hanya dituntut untuk cepat merespons bencana, tetapi juga harus mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Materi PSS dan Safeguarding ini sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit serta menjaga kesehatan lingkungan di lokasi terdampak," ujar Dewi.
Bimtek ini lebih dari sekedar teori; para relawan juga mendapatkan praktik langsung, termasuk teknik komunikasi risiko dan pendekatan berbasis komunitas. Simulasi penyampaian pesan terkait PSS dan Safeguarding kepada masyarakat menjadi bagian penting dari pelatihan ini, memberi relawan pengalaman berharga dalam menggunakan keterampilan mereka di lapangan.
Salah satu tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali relawan dengan kemampuan untuk menyampaikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta pengelolaan risiko kesehatan lingkungan. Peran relawan diperkuat dalam upaya pengurangan dampak krisis air bersih dan sanitasi, terutama di wilayah yang dilanda bencana.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri relawan untuk terjun langsung ke lapangan sebagai agen perubahan, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
“Melalui bimtek ini, kami berharap relawan semakin percaya diri dan siap terjun ke lapangan sebagai agen perubahan yang mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” tambah Dewi.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana, menempatkan relawan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan yang profesional, sigap, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan peningkatan kapasitas ini, PMI berharap mampu mengoptimalkan peran relawan dalam memberikan dampak positif nyata di masyarakat yang terdampak bencana.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
