PMI Aceh Utara Intensif Bersihkan Sumur Warga Pasca Banjir Bandang - lintas6
HOT NEWS

PMI Aceh Utara Intensif Bersihkan Sumur Warga Pasca Banjir Bandang


lintas6.com, Aceh Utara –
Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara terus melakukan upaya nyata membantu pemulihan pasca bencana banjir bandang dengan melakukan pembersihan sumur-sumur warga yang terdampak. Kegiatan ini berlangsung hari Senin (26/1/2026) di Desa Matang Ketapang, Kecamatan Langkahan, sebagai bagian dari program percepatan pemulihan dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Aceh Utara, Achmad Yani, menjelaskan bahwa pembersihan sumur ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat akses air bersih bagi masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan pada distribusi air bersih menggunakan mobil tangki. 

“Kami mengerahkan tiga tim, masing-masing tim terdiri dari tiga relawan. Mobil operasional kami bekerja dengan sistem dropping, mengantarkan relawan ke satu titik dan kemudian bergerak ke titik lain,” ujar Achmad.

Menurutnya, saat ini tim PMI sudah berhasil membersihkan 15 titik sumur dari target keseluruhan 23 desa yang tersebar di 8 kecamatan terdampak banjir. “Tujuannya adalah untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses air bersih secara mandiri, tanpa harus menunggu giliran dari layanan mobil tangki kami,” jelasnya.

Namun, dalam pelaksanaan pekerjaan ini, PMI menghadapi sejumlah kendala teknis. Achmad memaparkan, 

“Sumur-sumur mulai mengering dan lumpur semakin mengeras, menyulitkan penyedotan dengan alat berkapasitas besar. Kami terus mencari solusi, seperti mengembalikan air yang disedot untuk membantu proses pengadukan lumpur agar lumpur lebih mudah diangkat.”

Tantangan lain yang dihadapi adalah kondisi lumpur yang mulai mengering setelah dua bulan pasca banjir. Meski demikian, dedikasi dan inovasi tim PMI menjadi kunci keberhasilan operasi ini.

 “Setiap sumur memerlukan waktu pembersihan sekitar 2 hingga 3 jam, dan kami terus berupaya agar proses ini dapat berjalan optimal,” tambah Achmad.

Respons masyarakat setempat sangat positif terhadap kehadiran PMI. Rahmad, seorang pemuka agama di Desa Matang Ketapang, menyampaikan apresiasinya, “Kepedulian PMI sangat membantu kami dalam memulihkan akses air bersih. Penyedotan dan pembersihan sumur ini sangat berarti bagi kami, terutama di masa sulit seperti sekarang.”

Sementara itu, Nur Ainun, warga desa lainnya, berharap program pembersihan sumur ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lain yang membutuhkan. 

“Kami berharap ada dukungan lebih lanjut, baik dalam bentuk tenaga relawan maupun peralatan, agar lebih banyak wilayah dapat dibantu,” ujarnya penuh harap.

PMI Aceh Utara juga tidak hanya fokus pada desa-desa yang terdampak langsung, tetapi juga memperhatikan daerah-daerah sekitar yang memerlukan bantuan cepat. Dengan armada terbatas, PMI berupaya mempercepat pembersihan sumur agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara mandiri oleh masyarakat.

“Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperluas cakupan wilayah yang menerima manfaat, memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan akses krusial terhadap air bersih,” tutup Achmad dengan harapan besar akan keberlanjutan program ini.

Program pembersihan sumur ini menjadi bukti nyata komitmen PMI Aceh Utara dalam memberikan bantuan yang berkesinambungan dan berfokus pada pemulihan kehidupan masyarakat pascabanjir bandang, menjadikan akses air bersih sebagai prioritas utama demi kesehatan dan kesejahteraan warga.

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image