lintas6.com, Padang — Dalam upaya mempercepat pemulihan pasca bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat menggelar aksi bersih-bersih bersama di kawasan Lapai, Nanggalo. Rabu (7/1).
Kegiatan ini melibatkan sekitar 60 orang gabungan pengurus, staf, dan relawan PMI, serta kurang lebih 150 mahasiswa dan civitas akademika Politeknik Pelayaran Sumatera Barat.
Direktur Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Budi Riyanto, S.E., M.M., M.Mar.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pembersihan lokasi, tetapi juga menyediakan berbagai layanan pendukung untuk warga terdampak dan petugas yang terlibat.
Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M., menambahkan bahwa PMI juga memberikan layanan promosi kesehatan kepada masyarakat sekitar dan layanan psikososial khususnya kepada anak-anak di sore hari.
Dalam aksi ini, juga menyerahkan bantuan berupa 100 unit celana dan 100 set kompor gas untuk masyarakat yang merupakan donasi Poltekpel Sumbar, khususnya di Kecamatan Nanggalo.
Sebelumnya, PMI Kota Padang dan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat juga telah menyalurkan bantuan seperti sembako yang diterima langsung oleh masyarakat di beberapa titik terdampak seperti Gurun Lawas, Kampung, dan Kecamatan Kuranji.
Kegiatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi kemanusiaan dalam mendukung pemulihan pasca bencana, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 60 orang gabungan pengurus, staf, dan relawan PMI, serta kurang lebih 150 mahasiswa dan civitas akademika Politeknik Pelayaran Sumatera Barat.
Direktur Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Budi Riyanto, S.E., M.M., M.Mar.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pembersihan lokasi, tetapi juga menyediakan berbagai layanan pendukung untuk warga terdampak dan petugas yang terlibat.
“Hari ini, tim Poltekpel menyediakan 2.000 porsi nasi untuk makan siang bagi seluruh petugas dan warga yang ikut serta dalam kegiatan. Selain itu, kami juga melakukan pengecekan kesehatan dan memberikan bantuan logistik sebagai penunjang pemulihan masyarakat,” ujarnya.
Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M., menambahkan bahwa PMI juga memberikan layanan promosi kesehatan kepada masyarakat sekitar dan layanan psikososial khususnya kepada anak-anak di sore hari.
“Kami berkomitmen untuk mendukung pemulihan warga secara menyeluruh, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan sosial,” kata Zulhardi.
Dalam aksi ini, juga menyerahkan bantuan berupa 100 unit celana dan 100 set kompor gas untuk masyarakat yang merupakan donasi Poltekpel Sumbar, khususnya di Kecamatan Nanggalo.
“Di ujung Tanjung, kami bersama relawan dan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat melakukan berbagai kegiatan seperti dapur umum, termailing, broadcast informasi, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penyaluran bantuan. Semua ini dilakukan demi mendukung proses pemulihan Kota Padang,” jelasnya.
Sebelumnya, PMI Kota Padang dan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat juga telah menyalurkan bantuan seperti sembako yang diterima langsung oleh masyarakat di beberapa titik terdampak seperti Gurun Lawas, Kampung, dan Kecamatan Kuranji.
“Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar Politeknik Pelayaran Sumatera Barat yang telah aktif berpartisipasi dan menyalurkan donasi untuk membantu warga terdampak bencana di Kota Padang,” tutup Zulhardi.
Kegiatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi kemanusiaan dalam mendukung pemulihan pasca bencana, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

