Kegiatan ini digelar di Jalan Meteorologi I, Kelurahan Indra Kasih, dengan tujuan membangun semangat dan memulihkan kondisi emosional anak-anak pasca bencana atau tantangan hidup yang mereka alami.
Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan berinteraksi secara positif.
Selama dua jam, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas ramah anak seperti permainan edukatif, senam ceria, dan sesi bercerita yang menghibur. Semua kegiatan tersebut dirancang untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan empati, sekaligus menghilangkan stres yang mungkin mereka rasakan.
Selain dukungan psikososial, PMI juga menyalurkan bantuan logistik berupa susu, roti, dan pakaian guna memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yang hadir. Sebanyak 26 anak, terdiri dari 14 laki-laki dan 12 perempuan, mengikuti kegiatan ini dengan antusias, menciptakan suasana penuh keceriaan dan tawa.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat sinergi antara PMI Kota Medan, masyarakat setempat, serta dukungan orangtua dan pengurus lingkungan. Zulhamsyah menegaskan komitmen PMI untuk terus memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
PMI Kota Medan berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin di berbagai lokasi terdampak sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam mendukung pemulihan psikologis anak-anak pasca bencana.
Dengan langkah ini, PMI berharap dapat mengubah duka menjadi ceria dan memberikan harapan baru bagi anak-anak Medan Tembung, agar mereka dapat melangkah maju dengan penuh semangat dan keyakinan.
Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan berinteraksi secara positif.
“Kami ingin memberikan ruang yang nyaman agar anak-anak bisa mengelola emosi dan kembali bersemangat menjalani kehidupan,” ujarnya.
Selama dua jam, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas ramah anak seperti permainan edukatif, senam ceria, dan sesi bercerita yang menghibur. Semua kegiatan tersebut dirancang untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan empati, sekaligus menghilangkan stres yang mungkin mereka rasakan.
Selain dukungan psikososial, PMI juga menyalurkan bantuan logistik berupa susu, roti, dan pakaian guna memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yang hadir. Sebanyak 26 anak, terdiri dari 14 laki-laki dan 12 perempuan, mengikuti kegiatan ini dengan antusias, menciptakan suasana penuh keceriaan dan tawa.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat sinergi antara PMI Kota Medan, masyarakat setempat, serta dukungan orangtua dan pengurus lingkungan. Zulhamsyah menegaskan komitmen PMI untuk terus memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
“Program dukungan psikososial ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga investasi untuk masa depan anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan optimis,” tambahnya.
PMI Kota Medan berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin di berbagai lokasi terdampak sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam mendukung pemulihan psikologis anak-anak pasca bencana.
Dengan langkah ini, PMI berharap dapat mengubah duka menjadi ceria dan memberikan harapan baru bagi anak-anak Medan Tembung, agar mereka dapat melangkah maju dengan penuh semangat dan keyakinan.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

