TDB Semeru Selesai: Dapur Umum PMI Ditutup, Pemulihan Berlanjut - lintas6
HOT NEWS

TDB Semeru Selesai: Dapur Umum PMI Ditutup, Pemulihan Berlanjut


lintas6.com, Lumajang  – Masa tanggap darurat bencana (TDB) akibat erupsi awan panas guguran (APG) Gunung Semeru secara resmi berakhir pada 2 Desember 2025. 

Seiring dengan berakhirnya masa kritis ini, dapur umum Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang di Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, juga telah menuntaskan operasinya, menandai babak baru dalam fase pemulihan wilayah terdampak.

Penurunan status Gunung Semeru dari AWAS (level 4) menjadi SIAGA (level 3) mencerminkan penurunan ancaman bahaya dan transisi menuju kestabilan. Namun, bagi masyarakat Lumajang yang terkena dampak, perjalanan menuju pemulihan masih berlanjut. 

Nurhadi Santoso, SP, Koordinator Lapangan posko PMI Lumajang sekaligus Wakil Sekretaris PMI, menyatakan bahwa penutupan dapur umum ini bukanlah akhir dari bantuan yang diberikan kepada para penyintas bencana.

"Operasi dapur umum di balai desa Oro Oro Ombo telah berjalan selama dua pekan, bertujuan menyediakan makanan siap saji bagi penduduk terdampak," ungkap Nurhadi. Selasa, 2 Desember 2025

 "Mulai hari ini, semua tenda dan peralatan yang digunakan akan dibongkar dan dibersihkan. Meskipun demikian, kami tetap berkomitmen untuk terus mendistribusikan barang bantuan kepada masyarakat."

Penutupan dapur umum ini adalah salah satu tonggak penting dalam upaya respons cepat PMI. Selama masa operasi, PMI Lumajang dibantu oleh jejaring PMI serta berbagai pihak lainnya, berhasil memberikan bantuan tepat waktu dan efektif, menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat.

Sejalan dengan berakhirnya masa TDB ini, upaya pemulihan menyeluruh mulai digalakkan dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pemulihan kehidupan sosial masyarakat. Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Nurhadi menegaskan bahwa meskipun dapur umum ditutup, distribusi bantuan akan tetap menjadi prioritas. 

"Dedikasi kami untuk memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan belum berakhir. Upaya ini mencerminkan komitmen PMI Lumajang kepada masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan normal," jelasnya.

Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terdampak menjadi pusat segala upaya yang dilakukan. Di tengah tantangan besar yang dihadapi akibat bencana alam, solidaritas dan kerja sama yang kuat tetap menjadi pilar dalam mengatasi krisis ini. 

Diharapkan, dengan semangat kolaborasi yang semakin menguat, proses pemulihan di Lumajang dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan harapan baru bagi para penyintas.

Melalui dedikasi tak terhingga dari seluruh pihak yang terlibat, masa depan Lumajang pasca erupsi Semeru diharapkan akan lebih baik, dengan masyarakat yang lebih kuat dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.


Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image