TDB Kota Padang Berakhir, PMI Fokus Pemulihan dan Pembersihan Lingkungan


lintas6.com, Padang – Masa tanggap darurat bencana di Kota Padang resmi berakhir hari ini, Senin (22/12). Setelah melewati berbagai upaya penanganan darurat, pemerintah dan masyarakat kini bergeser ke fase rehabilitasi dengan fokus utama pada penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak serta pembersihan fasilitas umum dan tempat tinggal yang masih terendam lumpur di beberapa wilayah.

Salah satu daerah yang masih menjadi perhatian adalah Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Di sana, proses pembersihan lumpur dan reruntuhan terus dilakukan secara intensif. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang mengerahkan seluruh relawan, bekerja sama dengan PMI Kecamatan dan masyarakat setempat, didukung penuh oleh instansi pemerintah Kota Padang.

Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, menegaskan pentingnya berakhirnya masa tanggap darurat agar fokus dapat dialihkan ke pemulihan yang berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi antara seluruh instansi dan masyarakat menjadi bukti nyata semangat kita bersama untuk bangkit kembali. Tidak hanya membersihkan lumpur dan reruntuhan, tapi juga membangun kembali kehidupan masyarakat agar bisa beraktivitas seperti sediakala,” ujar Zulhardi.

Zulhardi menambahkan bahwa prioritas utama PMI adalah pemulihan rumah-rumah warga agar dapat segera ditempati dengan aman dan nyaman. PMI terus mendorong kerja sama lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses ini.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Tabing Banda Gadang, Sari Dewi, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dari PMI dan instansi terkait.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran relawan dan dukungan pemerintah. Masyarakat di sini sangat antusias bekerja bersama membersihkan lingkungan dan memulihkan kondisi setelah bencana. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan kami untuk bangkit,” ujarnya.

Pemerintah Kota Padang juga telah menyiapkan berbagai program rehabilitasi, termasuk pembangunan hunian sementara yang layak serta perbaikan fasilitas umum yang terdampak bencana.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Agus Firmansyah, menegaskan komitmen percepatan rehabilitasi agar kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal.

“Dengan berakhirnya masa tanggap darurat ini, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam proses pemulihan Kota Padang. Kami berharap dengan kerja keras dan kolaborasi solid, masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal,” tutup Agus.

Berakhirnya masa tanggap darurat ini menjadi titik awal bagi Kota Padang untuk bangkit dan pulih. Dukungan dari berbagai pihak dan semangat gotong royong masyarakat menjadi modal utama dalam membangun kembali kehidupan pasca-bencana.

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Template Code (Do not disable)

close