lintas6.com, Ponorogo – Menjelang pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo memastikan bahwa stok darah untuk kebutuhan rumah sakit di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, melalui Penanggungjawab Pelayanan Unit Donor Darah, Mahendra F.Q, menyampaikan bahwa pada hari Rabu, 31 Desember 2025, PMI Ponorogo telah mendistribusikan sebanyak 105 kantong darah ke berbagai rumah sakit di wilayah Kabupaten Ponorogo. Rincian distribusi darah tersebut adalah golongan darah A sebanyak 38 kantong, golongan darah B sebanyak 27 kantong, golongan darah AB sebanyak 10 kantong, dan golongan darah O sebanyak 30 kantong.
Meskipun stok darah secara keseluruhan masih tergolong aman, PMI Ponorogo mencatat adanya penurunan donasi khususnya pada golongan darah A dan O. Saat ini, stok darah golongan A tersisa 464 kantong, sedangkan golongan O hanya tersisa 60 kantong. Untuk mengantisipasi hal ini, PMI Ponorogo telah merencanakan serangkaian kegiatan donor darah pada tanggal 2 dan 3 Januari 2026 di beberapa titik strategis di Kabupaten Ponorogo.
Mahendra menambahkan bahwa meskipun masyarakat tengah sibuk dengan persiapan akhir tahun, PMI tetap mengimbau warga untuk tidak mengabaikan pentingnya donor darah.
Setiap hari, PMI Ponorogo melayani permintaan darah sekitar 10 hingga 20 kantong untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, melalui Penanggungjawab Pelayanan Unit Donor Darah, Mahendra F.Q, menyampaikan bahwa pada hari Rabu, 31 Desember 2025, PMI Ponorogo telah mendistribusikan sebanyak 105 kantong darah ke berbagai rumah sakit di wilayah Kabupaten Ponorogo. Rincian distribusi darah tersebut adalah golongan darah A sebanyak 38 kantong, golongan darah B sebanyak 27 kantong, golongan darah AB sebanyak 10 kantong, dan golongan darah O sebanyak 30 kantong.
“Total pengeluaran darah hari ini adalah 105 kantong, sementara stok darah terakhir yang tersedia mencapai 283 kantong.”. Jelas Mahendra. Rabu, 31 Desember 2025
Meskipun stok darah secara keseluruhan masih tergolong aman, PMI Ponorogo mencatat adanya penurunan donasi khususnya pada golongan darah A dan O. Saat ini, stok darah golongan A tersisa 464 kantong, sedangkan golongan O hanya tersisa 60 kantong. Untuk mengantisipasi hal ini, PMI Ponorogo telah merencanakan serangkaian kegiatan donor darah pada tanggal 2 dan 3 Januari 2026 di beberapa titik strategis di Kabupaten Ponorogo.
Mahendra menambahkan bahwa meskipun masyarakat tengah sibuk dengan persiapan akhir tahun, PMI tetap mengimbau warga untuk tidak mengabaikan pentingnya donor darah.
“Kami pastikan layanan donor darah dan permintaan darah tetap berjalan selama libur tahun baru. Prinsip kami adalah mendukung pelayanan kesehatan dengan tetap buka dan operasional,” ujarnya.
Setiap hari, PMI Ponorogo melayani permintaan darah sekitar 10 hingga 20 kantong untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah tersebut.
Dengan stok darah yang cukup dan kesiapan distribusi, PMI Ponorogo optimis dapat memenuhi kebutuhan darah selama masa pergantian tahun tanpa kendala berarti.
Mahendra mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah.
Dengan kesiapan stok darah yang terjaga dan dukungan masyarakat yang terus mengalir, PMI Ponorogo berharap pelayanan kesehatan di wilayahnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan, terutama di masa-masa penting seperti pergantian tahun.
Mahendra mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah.
“Mari kita bersama-sama menjaga ketersediaan stok darah demi pelayanan kesehatan yang optimal di Ponorogo,” tutupnya.
Dengan kesiapan stok darah yang terjaga dan dukungan masyarakat yang terus mengalir, PMI Ponorogo berharap pelayanan kesehatan di wilayahnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan, terutama di masa-masa penting seperti pergantian tahun.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

