lintas6.com, Medan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar Layanan Kesehatan Tanggap Darurat Bencana di Jln. Meteorologi I, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Sabtu, 20 Desember 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu siang ini merupakan wujud nyata komitmen PMI dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana sekaligus memberikan dukungan medis dan logistik kepada warga yang terdampak.
Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah, menegaskan bahwa layanan ini adalah respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang mendesak.
Kegiatan ini dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga 16.50 WIB. Tim medis PMI yang terdiri dari relawan dan tenaga kesehatan berpengalaman memberikan layanan langsung kepada 37 penerima manfaat, terdiri dari 6 laki-laki dan 31 perempuan, mayoritas warga setempat yang terdampak bencana.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Para relawan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memastikan distribusi makanan dan air mineral berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain layanan medis, PMI juga memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kesehatan pascabencana. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menandakan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah tantangan.
Salah seorang penerima manfaat, Siti, ibu rumah tangga, menyampaikan rasa terima kasihnya.
Zulhamsyah menegaskan bahwa PMI Kota Medan akan terus melaksanakan kegiatan serupa sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan berakhirnya layanan kesehatan ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ke depan. PMI Kota Medan berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kemanusiaan di segala situasi.
Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah, menegaskan bahwa layanan ini adalah respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang mendesak.
“Kami berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi situasi sulit. Layanan kami meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan medis, serta penyaluran logistik berupa makanan dan air mineral,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Kegiatan ini dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga 16.50 WIB. Tim medis PMI yang terdiri dari relawan dan tenaga kesehatan berpengalaman memberikan layanan langsung kepada 37 penerima manfaat, terdiri dari 6 laki-laki dan 31 perempuan, mayoritas warga setempat yang terdampak bencana.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Para relawan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memastikan distribusi makanan dan air mineral berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Kami memahami betapa pentingnya makanan dan air bersih bagi warga dalam kondisi yang tidak menentu ini,” tambah Zulhamsyah.
Selain layanan medis, PMI juga memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kesehatan pascabencana. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menandakan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah tantangan.
Salah seorang penerima manfaat, Siti, ibu rumah tangga, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan, kami juga menerima makanan dan air yang sangat membantu,” ungkapnya.
Zulhamsyah menegaskan bahwa PMI Kota Medan akan terus melaksanakan kegiatan serupa sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus memantau dan memberikan bantuan, terutama kepada mereka yang terdampak bencana. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kami sebagai lembaga kemanusiaan,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya layanan kesehatan ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ke depan. PMI Kota Medan berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kemanusiaan di segala situasi.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

