Pemulihan Bencana di Sumatra dan Aceh Butuh Dana Rp 60 Miliar, Jusuf Kalla Buka Donasi untuk Operasi Kemanusiaan
0 menit baca
lintas6.com, Jakarta - Dalam sebuah langkah konkret untuk mengatasi dampak bencana alam yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, mengumumkan kebutuhan dana operasional sebesar Rp 60 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mendukung pemulihan wilayah-wilayah yang terdampak banjir bandang dan longsor yang terjadi di tiga provinsi tersebut.
Dalam pernyataannya kepada awak media setelah meninjau gudang logistik PMI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 1 Desember 2025, Jusuf Kalla, yang juga merupakan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, menjabarkan bahwa dana tersebut akan dibagi rata, dengan alokasi Rp 20 miliar untuk masing-masing provinsi yang terkena dampak.
"Ya kira-kira kita butuh operasi itu Rp 20 miliar per daerah. Jadi kita butuh Rp 60 miliar kebutuhan dasar itu," ungkap JK, sapaan akrabnya.
Bencana yang terjadi tidak hanya membawa dampak fisik berupa kerusakan infrastruktur dan rumah penduduk, tetapi juga menyisakan tantangan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Oleh karena itu, menurut JK, pemulihan tidak dapat ditunda, dan segera membutuhkan intervensi supaya kehidupan masyarakat bisa pulih seperti sediakala.
JK mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam operasi kemanusiaan ini, baik dalam bentuk dana maupun barang. PMI, sebagai organisasi kemanusiaan terdepan di Indonesia, membuka pintu bagi siapa saja yang ingin membantu meringankan derita para korban.
"Silakan membawa bantuan ke gudang PMI di sini atau ke Markas PMI. Kami siap menyalurkan, bukan sekadar menerima," tegasnya.
Untuk menyalurkan bantuan uang, masyarakat dapat melakukannya melalui transfer ke Bank Mandiri dengan Nomor Rekening 070-00-0011601-7, atau langsung mengunjungi website PMI di pmi.or.id/Donasi.
Jusuf Kalla menggarisbawahi pentingnya sumbangan dana segera agar proses pemulihan bisa dilaksanakan sepanjang tahun mendatang.
"Jadi silakan nomor rekening ini. Kalau mau gampang bisa juga lewat website PMI. Website bank apa saja diterima di website PMI. Sudah dicatat, bisa. Karena ini segera, kita butuh segera. Bayangkan ini operasi setahun," lanjut JK mengingatkan urgensi serta skala waktu dari misi kemanusiaan yang diusung.
Apresiasi tinggi juga ditujukan JK kepada masyarakat yang selama ini selalu sigap menunjukkan semangat gotong-royong dalam membantu saudara-saudara sebangsa yang tengah berjuang akibat bencana. Sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat diharapkan dapat memulihkan kondisi Sumatra dan Aceh ke keadaan yang lebih baik.
Dalam upaya ini, PMI tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur, namun juga memperhatikan kesehatan, distribusi logistik seperti makanan dan obat-obatan, serta dukungan psikologis bagi korban bencana. Adanya dukungan penuh dari masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan operasi ini.
Untuk informasi lebih lanjut dan cara lain untuk menyumbang, masyarakat dapat membaca detail lengkapnya di laman resmi PMI maupun mengikuti berita terkait melalui media terpercaya yang menyajikan laporan berkelanjutan mengenai situasi dan kebutuhan di lapangan. Setiap rupiah yang didonasikan memiliki arti besar bagi masa depan ribuan masyarakat yang kini menunggu uluran tangan kita bersama.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi
