lintas6.com, Aceh Tamiang – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama PLAN Indonesia menggelar layanan dukungan psikososial (Psychosocial Support Services/PSS) untuk masyarakat terdampak bencana di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini menjadi langkah penting untuk membantu pemulihan kondisi psikologis dan sosial warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang mengalami tekanan emosional serta trauma pascabencana.
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, menyampaikan,
Dalam pelaksanaannya, relawan PMI menghadirkan beragam aktivitas dukungan psikososial, mulai dari permainan edukatif, aktivitas kelompok, hingga sesi berbagi cerita.
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, menyampaikan,
“Kami sangat memahami bahwa dampak bencana tidak hanya menghancurkan fisik dan harta benda, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Oleh karena itu, PMI hadir untuk memberikan layanan dukungan psikososial yang menyentuh aspek mental dan sosial masyarakat, terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus.”
Dalam pelaksanaannya, relawan PMI menghadirkan beragam aktivitas dukungan psikososial, mulai dari permainan edukatif, aktivitas kelompok, hingga sesi berbagi cerita.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk menciptakan suasana aman dan nyaman, sehingga peserta dapat mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka secara positif.
Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipandu oleh relawan, yang secara langsung membantu mengurangi rasa takut, cemas, dan stres akibat bencana.
Humas PMI Provinsi Aceh, Fahrol Hidayat, menjelaskan,
Tidak hanya anak-anak, PMI juga memberikan pendampingan dan penguatan psikososial kepada orang tua serta masyarakat setempat.
Humas PMI Provinsi Aceh, Fahrol Hidayat, menjelaskan,
“Melalui permainan dan sesi berbagi cerita, anak-anak belajar mengatasi ketakutan dan kecemasan mereka. Kami melihat perubahan positif dalam sikap mereka, yang menjadi lebih ceria dan percaya diri setelah mengikuti kegiatan ini.”
Tidak hanya anak-anak, PMI juga memberikan pendampingan dan penguatan psikososial kepada orang tua serta masyarakat setempat.
Pendampingan ini bertujuan menumbuhkan kembali semangat, kebersamaan, dan ketahanan sosial warga yang sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan pascabencana.
Koordinator Program PLAN Indonesia, Rian Prasetyo, menambahkan,
Melalui layanan PSS ini, PMI berupaya mendukung pemulihan menyeluruh di Desa Babo.
Koordinator Program PLAN Indonesia, Rian Prasetyo, menambahkan,
“Kami mengajak orang tua dan warga untuk bersama-sama membangun kembali kehidupan sosial mereka. Dukungan psikososial ini penting agar mereka tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan sosial.”
Melalui layanan PSS ini, PMI berupaya mendukung pemulihan menyeluruh di Desa Babo.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen PMI dalam memberikan bantuan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental dan sosial masyarakat terdampak.
Kegiatan layanan dukungan psikososial ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain yang mengalami bencana, agar penanganan trauma dan tekanan psikologis dapat dilakukan secara efektif dan menyeluruh di seluruh Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal pemulihan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Babo. Dengan dukungan semua pihak, kita yakin mereka akan mampu bangkit dan menjalani kehidupan dengan penuh harapan.”. Tutup Ahmad Fauzi
Kegiatan layanan dukungan psikososial ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain yang mengalami bencana, agar penanganan trauma dan tekanan psikologis dapat dilakukan secara efektif dan menyeluruh di seluruh Indonesia.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

