Hebat! Lima Relawan PMI Lumajang Ini Jadi Sorotan karena Dedikasi Tangguh dalam Penanganan Erupsi Semeru



lintas6.com, Lumajang – Momentum puncak peringatan Hari Relawan tahun 2025 di Kabupaten Lumajang dipenuhi dengan rasa haru dan kebanggaan. Pada acara yang digelar di Markas PMI Lumajang, Senin sore (29/12/2025), lima relawan terpilih dianugerahi penghargaan khusus atas dedikasi luar biasa mereka dalam penanganan bencana Erupsi Awan Panas Gunung Semeru (APG Semeru) yang terjadi pada 19 November 2025 lalu.

Kelima relawan tersebut adalah Rosela Wardani, Aldi Sugeng, M. Dwi Luki, Alif, dan Nur Mada. Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Ketua PMI Lumajang, H. Budi Santoso, SH, MSi, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan keberanian mereka di masa tanggap darurat.



Dalam sambutannya, Budi Santoso menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan PMI Lumajang yang telah menunjukkan kerja sama solid dan semangat pantang menyerah selama masa tanggap darurat bencana erupsi APG Semeru, terutama di wilayah yang terdampak parah seperti Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo.

"Dedikasi serta loyalitas para relawan dalam mengabdi untuk masyarakat demi kemanusiaan sudah sangat teruji. Mereka telah menunjukkan keberanian dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang sangat menantang," ujarnya dengan penuh kebanggaan.

Budi juga menegaskan bahwa meskipun peringatan Hari Relawan tahun ini digelar secara sederhana, semangat kebersamaan yang melibatkan tiga pilar utama—PMI, pemerintah daerah, dan masyarakat—harus terus dijaga dan diperkuat.

"Kita ingin memastikan bahwa solidaritas dan sinergi dalam penanganan bencana terus menjadi kekuatan utama kita dalam membantu masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.



Acara tasyakuran tersebut dihadiri oleh pengurus, staf, dan seluruh relawan PMI Lumajang. Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Lumajang, yang kemudian secara simbolis diserahkan kepada para relawan yang dinilai memiliki dedikasi dan loyalitas luar biasa selama masa tanggap darurat bencana.

Salah satu penerima penghargaan, Rosela Wardani, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas apresiasi yang diberikan.

"Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tapi milik seluruh relawan yang telah berjuang bersama. Kami akan terus siap siaga dan berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya dengan semangat.

Peringatan Hari Relawan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali peran vital para relawan dalam menghadapi bencana alam. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang motivasi agar semangat kemanusiaan terus tumbuh dan melekat kuat di tengah masyarakat Lumajang.

Dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi relawan lainnya untuk terus berkontribusi secara maksimal dalam setiap situasi darurat.

Dengan adanya penghargaan ini, PMI Lumajang berharap dapat memupuk rasa solidaritas dan sinergi yang kuat antara relawan, pemerintah, dan masyarakat guna menghadapi tantangan bencana di masa depan.

Peringatan Hari Relawan PMI 2025 di Lumajang tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga wujud nyata penghargaan atas keberanian dan pengabdian para pahlawan kemanusiaan yang ada di tengah kita.

Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Template Code (Do not disable)

close