lintas6.com, Tapanuli Selatan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menunjukkan aksi kemanusiaan yang luar biasa dengan cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak krisis air bersih di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, pada Minggu (14/12/2024).
Namun, misi kemanusiaan ini tidak berjalan mulus karena cuaca ekstrem yang menyebabkan akses jalan lumpuh dan tim PMI terjebak banjir.
Sebagai respons atas krisis air bersih yang melanda desa tersebut, PMI Tapsel mengerahkan satu unit mobil tangki air untuk menyalurkan bantuan kepada sekitar 250 jiwa yang kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa hari terakhir. Bantuan ini sangat berarti bagi warga dan pemerintah desa yang sangat bergantung pada pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Desa Bandar Tarutung, Sulhan, menyatakan apresiasinya atas bantuan yang diberikan.
"Sejauh ini bantuan PMI cukup membantu masyarakat," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Saud, salah seorang warga penerima manfaat, yang mengungkapkan rasa syukurnya,
"Bantuan ini sangat bermanfaat buat kami, dikarenakan air yang tidak ada selama beberapa hari ini."
Perjalanan tim PMI tidaklah mudah. Tim yang terdiri dari empat personel harus menghadapi medan berat dengan akses jalan yang amblas di beberapa titik dan tertutup lumpur tebal. Kondisi ini membuat perjalanan menjadi sangat menantang bahkan sebelum bantuan berhasil disalurkan.
Kendala terbesar muncul saat tim hendak kembali ke markas sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan debit air sungai meluap dan menutup akses jalan keluar. Kondisi ini memaksa tim untuk menunda perjalanan demi keselamatan personel dan armada.
Dengan kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan berat, tim PMI memutuskan untuk menginap sementara di rumah warga di Desa Bandar Tarutung.
"Karena kondisi air yang kembali meluap ke jalan akibat hujan deras, tim memutuskan untuk menginap sementara di rumah warga di Desa Bandar Tarutung," lapor personel PMI di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, tim PMI tetap siaga di lokasi sambil menunggu debit air surut dan jalur aman untuk kembali dilalui. Keberadaan mereka di lokasi menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan meskipun menghadapi risiko dan tantangan berat.
Bantuan PMI ini menjadi harapan bagi warga Bandar Tarutung yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Pemerintah desa dan masyarakat berharap cuaca segera membaik sehingga akses jalan dapat kembali normal dan bantuan kemanusiaan dapat terus berjalan lancar.
Situasi ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan dukungan terhadap tim kemanusiaan yang berjuang di medan sulit demi membantu sesama. Semoga kondisi segera membaik dan tim PMI dapat kembali ke markas dengan selamat setelah menjalankan tugas mulia ini.
Editor: Redaksi

