Bulan Dana PMI 2026 Tegaskan Donasi Sukarela dan Transparan
LINTAS6.com, JAKARTA – Pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026 di DKI Jakarta kembali menegaskan pentingnya prinsip sukarela dalam kegiatan donasi kemanusiaan. Penegasan tersebut disampaikan Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, menyusul pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menekankan bahwa tidak boleh ada paksaan dalam penggalangan dana masyarakat.
Menurut Beky, prinsip sukarela menjadi fondasi utama keberhasilan Bulan Dana PMI karena mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam kegiatan kemanusiaan.
"Diskusi saya dengan Gubernur berjalan dengan sangat baik. Saya mengapresiasi dukungan dan perhatian beliau yang luar biasa terhadap pelaksanaan Bulan Dana PMI. Bahkan beliau sudah mempersiapkan video untuk mendukung kampanye Bulan Dana 2026 ini," papar Beky.
Beky menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI akan digunakan untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana, pelayanan darah, ambulans gratis, bantuan sosial, dan pembinaan relawan.
Karena itu, PMI terus mendorong keterbukaan informasi agar masyarakat mengetahui manfaat nyata dari setiap donasi yang diberikan.
"Dengan mengetahui manfaatnya, diharapkan masyarakat akan lebih tergerak untuk membantu PMI. Dengan demikian, bantuan itu datangnya benar-benar dari hati. Karena dana yang kami terima dari masyarakat pada prinsipnya akan kami kembalikan kepada masyarakat," imbuh Beky.
Beky juga meminta PMI di tingkat kota dan kabupaten untuk memperkuat komunikasi publik melalui media massa serta media sosial agar masyarakat memahami program-program yang dijalankan.
Menurutnya, transparansi merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga kemanusiaan.
Pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026 berlangsung mulai September hingga November 2026. Program tersebut telah memperoleh izin resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Sekali lagi saya tegaskan, sukarela dan tidak ada paksaan," ujar Beky Mardani serius.
Selain mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan, PMI juga membuka ruang pengawasan publik terhadap pelaksanaan Bulan Dana PMI.
"Kami terbuka terhadap semua masukan, khususnya jika ada proses penggalangan dana yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditegaskan di atas," ujar Beky Mardani.
Melalui pendekatan sukarela dan transparan, PMI berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan serta merasakan langsung manfaat dari program-program yang dijalankan.
Penulis: Benhil
Editor: Redaksi
