116 Warga Terdampak Gempa Terbantu, PMI Nagekeo Hadirkan Layanan Kabar Keselamatan
Karena itu PMI Kabupaten Nagekeo menghadirkan layanan Restoring Family Links (RFL) untuk membantu warga tetap terhubung dengan keluarga mereka.
Kegiatan dilaksanakan di Desa Ngera, Kecamatan Keo Tengah, Selasa (6/10/2026), dengan menjangkau 14 kepala keluarga atau 116 jiwa.
Selain memberikan edukasi mengenai layanan RFL, PMI juga membagikan brosur informasi dan nomor kontak yang dapat dihubungi apabila warga kehilangan komunikasi dengan anggota keluarga akibat bencana.
Layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 10 orang memanfaatkan fasilitas telepon gratis yang disediakan PMI untuk menghubungi keluarga maupun kerabat.
Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, menjelaskan bahwa komunikasi keluarga merupakan bagian penting dari pemulihan pascabencana.
Menurutnya, banyak keluarga yang dilanda kecemasan karena belum mengetahui kondisi anggota keluarganya setelah terjadi bencana.
“Dalam situasi bencana, kabar bahwa keluarga kita selamat merupakan sesuatu yang sangat berarti,” katanya.
Selain layanan telepon, petugas PMI juga mencatat 14 kasus “Saya Selamat” yang menjadi sarana penyampaian informasi keselamatan kepada keluarga yang sedang mencari kabar.
Keberadaan layanan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena membantu mengurangi tekanan psikologis yang muncul akibat ketidakpastian.
PMI juga menghadapi tantangan tersendiri untuk menjangkau lokasi kegiatan karena kondisi akses jalan yang tidak mudah dilalui. Meski demikian, pelayanan tetap dilakukan agar masyarakat memperoleh akses komunikasi yang mereka butuhkan.
Bagi warga yang berhasil menghubungi keluarga, layanan tersebut membawa kelegaan tersendiri. Sebuah panggilan singkat mampu menghapus kecemasan yang selama berhari-hari menghantui keluarga.
Melalui layanan RFL, PMI Nagekeo membuktikan bahwa bantuan kemanusiaan tidak selalu berupa barang. Terkadang, bantuan paling berharga adalah kesempatan untuk berkata kepada keluarga, “Saya selamat.”
Penulis: Wemin Wuda/Adrian Jr.
Editor: Redaksi
