lintas6.com, Batu - Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Malang Raya sukses menggelar Apel Peringatan Hari Relawan di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Acara ini menjadi momen penting bagi seluruh elemen PMI di Malang Raya, yaitu PMI Kota Malang, PMI Kabupaten Malang, dan PMI Kota Batu, untuk memperkuat komitmen mereka dalam aksi kemanusiaan.
Apel yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya secara bergilir ini, kali ini diselenggarakan oleh PMI Kota Batu. Acara yang juga dihadiri jejaring PMI dari wilayah sekitar ini bertujuan meningkatkan koordinasi, solidaritas, dan semangat kepalangmerahan dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.
Walikota Batu, H. Nurrochman, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan kolaborasi di era modern. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan perubahan iklim menuntut para relawan untuk berpikir kritis dan bekerja secara kolaboratif.
Mengusung tema “Solidaritas Relawan, Memperkuat Aksi Lokal,” PMI Malang Raya menegaskan peran penting relawan sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan. Tema ini menekankan pentingnya aksi lokal yang solid dan terkoordinasi demi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
PMI Kota Malang mengirimkan 100 peserta yang terdiri dari berbagai unsur seperti Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela dan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (TSR-Sibat), pegawai, pengurus, serta Dewan Kehormatan. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat solidaritas dan sinergi yang kuat dalam tubuh PMI Malang Raya.
Febri Andini pegawai sekaligus peserta dari PMI Kota Malang, menyatakan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wahana refleksi dan apresiasi terhadap jasa para relawan yang telah berdedikasi di garda terdepan. Apel Hari Relawan PMI menjadi pemicu semangat agar para relawan terus aktif berkontribusi dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.
PMI Malang Raya menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan rutin dan penguatan jejaring dengan berbagai stakeholder. Keberadaan relawan yang terlatih dan siap siaga sangat vital, terutama di masa krisis.
Di tengah kompleksitas tantangan global, inklusivitas dan solidaritas lintas batas menjadi kunci utama untuk misi kemanusiaan yang lebih efektif dan bermakna. Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, PMI Malang Raya optimis mampu menjawab tantangan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
Apel yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya secara bergilir ini, kali ini diselenggarakan oleh PMI Kota Batu. Acara yang juga dihadiri jejaring PMI dari wilayah sekitar ini bertujuan meningkatkan koordinasi, solidaritas, dan semangat kepalangmerahan dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.
Walikota Batu, H. Nurrochman, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan kolaborasi di era modern. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan perubahan iklim menuntut para relawan untuk berpikir kritis dan bekerja secara kolaboratif.
"Relawan PMI harus menjadi bagian dari solusi, teladan di tengah masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap PMI," ujarnya disambut tepuk tangan meriah peserta apel.
Mengusung tema “Solidaritas Relawan, Memperkuat Aksi Lokal,” PMI Malang Raya menegaskan peran penting relawan sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan. Tema ini menekankan pentingnya aksi lokal yang solid dan terkoordinasi demi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
PMI Kota Malang mengirimkan 100 peserta yang terdiri dari berbagai unsur seperti Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela dan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (TSR-Sibat), pegawai, pengurus, serta Dewan Kehormatan. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat solidaritas dan sinergi yang kuat dalam tubuh PMI Malang Raya.
Febri Andini pegawai sekaligus peserta dari PMI Kota Malang, menyatakan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam acara tersebut.
"Inilah saatnya kita para relawan menunjukkan soliditas dan kekompakan. Tantangan memang berat, tetapi dengan solidaritas, kita pasti bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wahana refleksi dan apresiasi terhadap jasa para relawan yang telah berdedikasi di garda terdepan. Apel Hari Relawan PMI menjadi pemicu semangat agar para relawan terus aktif berkontribusi dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.
PMI Malang Raya menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan rutin dan penguatan jejaring dengan berbagai stakeholder. Keberadaan relawan yang terlatih dan siap siaga sangat vital, terutama di masa krisis.
Di tengah kompleksitas tantangan global, inklusivitas dan solidaritas lintas batas menjadi kunci utama untuk misi kemanusiaan yang lebih efektif dan bermakna. Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, PMI Malang Raya optimis mampu menjawab tantangan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

