PMI dan Paiton Energy Gelar Operasi Katarak  di Probolinggo




lintas6.com, Probolinggo –
Sebagai bagian dari komitmen nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo kembali menggelar program bakti sosial berskala besar yang fokus pada operasi katarak. Kegiatan yang berlangsung dari 18 hingga 21 Desember 2025 ini merupakan gelaran ketujuh kalinya dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanggulangi kebutaan akibat katarak di wilayah Probolinggo.



Program operasi katarak ini menargetkan pelaksanaan operasi bagi 200 pasien, distribusi 1.500 kacamata gratis, serta pemasangan 10 bola mata palsu. Pada hari kedua pelaksanaan, tercatat sebanyak 566 peserta yang hadir, melampaui ekspektasi dan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program ini.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pengobatan, melainkan juga simbol sinergi kuat antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.



Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi erat antara PMI Kabupaten Probolinggo, PMI Provinsi Jawa Timur, PMI Pusat, CSR PT Paiton Energy, RSUD Waluyo Jati, serta Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Selain itu, dukungan juga datang dari John Fawcett Foundation (JFF), Komite Mata Daerah (Komatda), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Malang Raya.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo, dr. Adi Nugroho W.D., menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menurunkan angka kebutaan akibat katarak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berkontribusi menurunkan angka kebutaan akibat katarak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujar dr. Adi.


Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyatakan apresiasinya atas keberhasilan program operasi katarak tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang melihat masyarakat yang telah menjalani operasi dengan sukses. Banyak yang mengira katarak tidak bisa disembuhkan, padahal dengan tindakan medis ringan, penglihatan bisa kembali normal,” ujar Bupati Haris.

Menurutnya, operasi katarak ini dapat mengubah kualitas hidup penderitanya secara signifikan dengan memulihkan kemampuan penglihatan, sehingga mereka dapat lebih mandiri dan produktif.

Selain itu, Bupati Haris juga ikut berpartisipasi dalam aksi donor darah yang diadakan bersamaan dengan kegiatan operasi katarak, sambil menyampaikan pesan motivasi.

“Jangan takut donor darah. Tubuh justru memproduksi darah baru yang lebih sehat. Yang tidak bagus itu donor perasaan dan donor cinta,” candanya dalam suasana penuh kehangatan.


Ismail Panji, pengurus PMI Kabupaten Probolinggo bidang Pelayanan Kesehatan, memberikan insight mengenai pencapaian fenomenal tahun ini.

“Pada hari kedua saja target operasi 200 orang sudah terpenuhi. Ini pencapaian fenomenal, karena di tahun-tahun sebelumnya belum pernah mencapai kuota penuh. Semua berkat kerja keras dan evaluasi berkelanjutan dari seluruh tim,” ujarnya.

Program operasi katarak ini menjadi bukti nyata bahwa melalui sinergi dan kolaborasi yang solid, harapan baru dapat dinyalakan kembali bagi masyarakat kurang mampu di Probolinggo. PMI Kabupaten Probolinggo bersama mitra-mitranya tidak hanya memulihkan penglihatan, tetapi juga mengembalikan semangat hidup dan harapan bagi banyak orang.

Semoga kegiatan mulia ini terus menjadi inspirasi dan teladan bagi lebih banyak program kemanusiaan di masa depan, memberikan "cahaya baru" bagi mereka yang sangat membutuhkan.


Penulis: Nur A. 
Editor: Redaksi
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Template Code (Do not disable)

close